Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ingin Direksi dan Komisaris Lebih Profesional, Kementerian BUMN Gandeng IFC

Kementerian Badan Usaha Milik Negara melakukan kerja sama dengan organisasi anggota World Bank Group, International Finance Corporation.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 13 Juli 2020  |  09:49 WIB
Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). ANTARA FOTO - Aprillio Akbar
Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). ANTARA FOTO - Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Badan Usaha Milik Negara meneken nota kesepahaman dengan organisasi anggota World Bank Group, International Finance Corporation, pada Senin (13/7/2020) melalui digital conference.

Kerja sama itu dijalin untuk meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corproate governance (GGC) dalam peran serta profesionalitas direksi dan dewan komisaris badan usaha milik negara (BUMN). Penandatanganan turut disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin.

Budi menjelaskan bahwa perbaikan GCG akan berpengaruh positif bagi BUMN. Langkah itu akan mendorong efisiensi dan efektifitas operasional serta transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BUMN.

“Pada akhirnya berdampak kepada peningkatan kinerja dan daya saing BUMN itu sendiri,” ujarnya dalam sambutan secara daring, Senin (13/7/2020).

Sementara itu, Country Manager International Finance Corporation (IFC) untuk Indonesia, Malaysia dan Timor Leste Azam Khan mengatakan nilai aset BUMN melebihi setengah produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Perbaikan tata kelola menjadi kunci untuk mendukung operasional perseroan pelat merah dan memenuhi kebutuhan investor akan efisiensi, akuntabilitas, dan berperan penting dalam memperoleh persetujuan atas arah kebijakan perusahaan.

“Kami menghargai komitmen Kementerian BUMN untuk meningkatkan standar tata kelola perusahaan di Indonesia dan bangga dapat bermitra dengan Kementerian BUMN dalam misi penting ini,” paparnya.

Kerja sama yang akan dilakukan oleh kedua pihak antara lain tata kelola perusahaan, penilaian tata kelola perusahaan, dan pemberian masukan serta rencana perbaikan untuk memperkuat tata kelola perusahaan pada BUMN sesuai dengan standar internasional yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, IFC diperkenankan menggunakan sumber daya World Bank Group.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN kementerian bumn ifc
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top