Kuartal I/2019, Penjualan RIMO Anjlok 64,91 Persen

Penjualan emiten yang sekarang banyak bergerak di bidang properti itu tercatat hanya sebesar Rp72,44 miliar pada kuartal I/2019.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  14:11 WIB
Kuartal I/2019, Penjualan RIMO Anjlok 64,91 Persen
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Rimo International Lestari Tbk. membukukan penjualan senilai Rp72,44 miliar pada kuartal I/2019, anjlok 64,91 persen dari Rp206,47 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dalam laporan keuangan kuartal I/2019 yang dipublikasikan pada Jumat (31/5/2019), penjualan emiten berkode RIMO itu terdiri atas apartemen, sewa, makanan dan minuman (mamin), dan lain-lain masing-masing senilai Rp66,63 miliar, Rp5,05 miliar, Rp604,71 juta, dan Rp149,65 juta. 

Dengan adanya penurunan penjualan, maka laba yang dicatatkan turut terkontraksi. Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada Maret 2019 senilai Rp8,83 miliar, terpangkas 84,7 persen dari posisi Rp57,98 miliar pada kuartal I/2018.

Adapun total aset RIMO per Maret 2019 tercatat senilai Rp6,62 triliun. Aset tersebut terdiri dari liabilitas dan ekuitas masing-masing senilai Rp603,46 miliar dan Rp5,92 triliun.

Dalam kesempatan sebelumnya, Direktur Rimo International Lestari Herman Susanto mengungkapkan luas landbank perseroan mencapai 1.570 hektare (ha). RIMO juga sudah menambah lahan di kawasan Puncak, Cianjur sehingga sekarang luasnya menjadi 145 ha. 

Dia mengungkapkan penambahan lahan tersebut untuk memenuhi proyek Tahir Puncak Golf dan resort, yang memiliki fasilitas peternakan, outbond, lapangan golf, serta kolam renang. Seluruhnya akan mendukung wisata berorientasi alam yang menjadi atraksi nilai tambah bagi vila dan resor terpadu.

Adapun luas lahan perseroan paling banyak berada di Kalimantan yang tersebar di Pontianak, Balikpapan, dan Banjarmasin masing-masing 814,64 ha, 162 ha, dan 104 ha.

Tahun ini, RIMO mengalokasikan belanja modal sekitar Rp100 miliar. Sumber belanja modal tersebut akan berasal dari kas internal, pemegang saham, dan mitra strategis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, rimo international lestari

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top