Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ditopang Bisnis Digital, Laba Kresna Graha (KREN) Naik 17,89 Persen di Kuartal I/2019

PT Kresna Graha Investama Tbk. mencetak lonjakan laba bersih pada kuartal pertama tahun ini ditopang oleh pertumbuhan bisnis digital dan teknologi.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 07 Mei 2019  |  12:23 WIB
Kresna Graha Investama/KREN
Kresna Graha Investama/KREN

Bisnis.com, JAKARTA — PT Kresna Graha Investama Tbk. mencetak lonjakan laba bersih pada kuartal pertama tahun ini ditopang oleh pertumbuhan bisnis digital dan teknologi.

Berdasarkan Laporan Keuangan per 31 Maret 2019, emiten dengan sandi saham KREN tersebut mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 17,89% menjadi Rp116,65 miliar dari posisi Rp98,94 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Adapun pendapatan KREN juga meningkat 62,68% menjadi Rp2,18 triliun pada kuartal I/2019 dibandingkan dengan perolehan pada kuartal I/2018 yang senilai Rp1,34 triliun.

Pendapatan tersebut ditopang oleh kinerja solid dari segmen teknologi dan dgital yang mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 70,10% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp2,03 triliun pada 3 bulan pertama tahun ini dari posisi Rp1,19 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Segmen digital dan teknlogi pun menjadi kontributor utama ke dalam pendapatan perseroan, dengan kontribusi sebesar 92,8% terhadap total pendapatan. Sementara itu, pendapatan usaha dari segmen keuangan dan investasi juga mengalami kenaikan sebesar 6,10% yoy menjadi Rp157,99 miliar dari posisi Rp148,89.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Bisnis.com, sepanjang kuartal I/2019, entitas anak KREN yaitu KPISoft Pte. Ltd. telah menerima pendanaan dari perusahaan asal Jepang NTT Docomo Ventures Inc. melalui penjatahan pihak ketiga pada April 2019.

Melalui investasi tersebut, NTT Docomo Ventures berharap KPISoft bisa menambah nilai teknologi perseroan yang berupa solusi analisis data dalam manajemen kinerja perusahaan (EPM), business intelligence (BI), manajemen sumber daya manusia, dan sistem terkait lainnya. Adapun layanan dari KPISoft tersebut telah beroperasi di 11 kantor yang tersebar di lebih dari 8 negara.

Selain itu, entitas anak KREN yang lain di bidang tekfin yaitu Matchmove Pay Pte. Ltd. juga mengumumkan bakal bergabung dengan IBM Blockchain World Wire. Dengan terhubung ke jaringan World Wire, MatchMove akan memiliki akses ke satu jaringan tunggal untuk kliring dan penyelesaian pembayaran valuta asing dan cross-border, dibangun di atas teknologi blockchain dan protokol publik yang mumpuni.

Saat ini, jaringan World Wire telah siap melayani lebih dari 50 negara, dengan lebih dari 20 mata uang, dan lebih dari 30 titik akhir perbankan. Hal itu dilakukan melalui jaringan vital lembaga keuangan yang sedang tumbuh secara aktif.

Berikutnya, perusahaan investasi KREN yaitu Vickers Venture Partners memimpin pendanaan awal untuk platform visual recognition training berbasis Artificial Intelligence (AI) senilai US$2,8 juta di Chooch AI.

Chooch AI merupakan perusahaan startup berbasis di San Francisco, AS, yang menyediakan teknologi untuk pengenalan wajah real-time dan pengenalan obyek untuk media, periklanan, perbankan, industri medis dan keamanan. 

Terakhir, perusahaan sekuritas milik KREN, Kresna Securities, pada kuartal I/2019 juga menjadi penjamin emisi efek untuk penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) klub sepakbola Bali United.

IPO Bali United sendiri akan dilakukan pada Juni 2019 dengan menargetkan pelapasan 33,33% dari modal disetor. Bali United merupakan klub sepakbola pertama yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia.

Selain itu, Kresna Securities juga akan dipercaya untuk menjamin emisi efek dari PT Telefast Indonesia (Telefast) dalam IPO. Adapun cucu usaha KREN tersebut berencana melepas 25% sahamnya ke publik. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kresna securities kinerja emiten kresna graha investama
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top