Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Batavia Patok Harga IPO Rp500 Per Saham

PT Batavia Prosperindo Internasional mematok harga penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) sebesar Rp500 per saham, atau di batas atas dari kisaran harga awal sekitar Rp450 hingga Rp500 per saham.
Vega Aulia Pradipta
Vega Aulia Pradipta - Bisnis.com 30 Juni 2014  |  16:03 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—PT Batavia Prosperindo Internasional mematok harga penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) sebesar Rp500 per saham, atau di batas atas dari kisaran harga awal sekitar Rp450 hingga Rp500 per saham.

Hal itu tertuang dalam perbaikan prospektus yang dirilis, Senin (30/6/2014). Batavia berencana melepas 150 juta saham ke publik, terdiri dari 75 juta saham baru dan 75 juta saham divestasi milik Malacca Trust Limited.

Jumlah saham itu setara 29,18% dari modal yang ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum. Dengan demikian, perseroan akan meraup dana hasil IPO sebesar Rp75 miliar.

Dari total dana tersebut, hanya setengah yang akan digunakan oleh Batavia, sedangkan setengahnya lagi diserahkan ke Malacca Trust.

Dari dana hasil IPO ini, sebesar masing-masing 50% akan digunakan oleh dua anak usaha Batavia yaitu PT Batavia Prosperindo Sekuritas dan PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen.

PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) aksi korporasi ini.

Selanjutnya, empat penjamin emisi efek juga telah ditunjuk yaitu PT Batavia Prosperindo Sekuritas (terafiliasi), PT Buana Capital, PT Panca Global Securities Tbk. (PEGE), dan PT Reliance Securities Tbk. (RELI).

Batavia baru mendapat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 Juni, agak molor dari rencana awal yang diharapkan bisa diperoleh pada 24 Juni.

Akibatnya, masa penawaran juga terpaksa diundur dari semula 26—30 Juni, menjadi 1 dan 2 Juli. Selanjutnya, tanggal penjatahan pada 4 Juli. Tanggal pencatatan saham di bursa (listing) juga terpaksa mundur dari semula 4 Juli menjadi 8 Juli 2014.  


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga saham pt batavia prosperindo internasional
Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top