Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Dibuka Melemah, Saham BBRI, BBCA, hingga ASII Terjun ke Zona Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka stagnan tetapi bergerak ke zona merah pada perdagangan hari ini, Kamis (28/3/2024). Saham BBRI, BBCA, dan ASII turun.
Karyawan beraktivitas di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan beraktivitas di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka stagnan tetapi bergerak ke zona merah pada perdagangan hari ini, Kamis (28/3/2024). Saham BBRI, BBCA, dan ASII menjadi saham-saham yang melemah hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka stagnan pada posisi 7.310,09. IHSG sempat bergerak di rentang 7.288-7.310 sesaat setelah pembukaan.

Tercatat, 163 saham menguat, 99 saham melemah, dan 195 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau menjadi Rp11.740 triliun.

Saham emiten bank pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menjadi salah satu saham yang melemah hari ini dengan turun 2,40% ke level Rp6.100 hari ini. 

Emiten lain yang juga melemah adalah PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turun 0,25% ke level Rp10.050, dan PT Astra International Tbk. (ASII) turun 0,47% ke level Rp5.250.

Di sisi lain, beberapa saham berkapitalisasi pasar besar dibuka bervariasi hari ini. Saham TLKM misalnya menguat 0,29% ke level Rp3.500, saham GOTO dibuka menguat 1,52% ke level Rp67, dan ITMG dibuka menguat 0,97% ke level Rp28.700 per saham. 

Sebelumnya, Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 7.275-7.350 di Kamis (28/3/2024). Pasalnya, seperti di Wall Street, terdapat pula potensi rebalancing oleh pelaku pasar di Indonesia di akhir kuartal I/2024.

Salah satu faktor yang diperkirakan membayangi IHSG adalah respons dan antisipasi terhadap sejumlah data ekonomi penting di AS dan Eropa pada sore dan malam nanti (28/3/2024) yang memiliki pengaruh signifikan terhadap arah kebijakan moneter di masing-masing wilayah.

Dari regional, pasar mengantisipasi data indeks manufaktur Tiongkok (NBS) di Maret 2024 (31/3/2024) yang diperkirakan membaik ke 49,9. Dari dalam negeri, realisasi inflasi (1/3/2024) menjadi data yang dinantikan pelaku pasar.

Beberapa saham yang menjadi top picks Phintraco Sekuritas adalah KAEF, RAJA, BDMN, SIDO, HRUM, BRIS, dan ITMG.

--------------

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper