Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

United Bike (UNTD) Janji Royal Bagikan Dividen Usai IPO

Terang Dunia Internusa (UNTD) janji akan royal membagikan dividen sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang saham.
Jajaran direksi PT Terang Dunia Internusa Tbk. (UNTD) dalam paparan publik Kamis, (11/1/2024) /Bisnis-Rizqi Rajendra.
Jajaran direksi PT Terang Dunia Internusa Tbk. (UNTD) dalam paparan publik Kamis, (11/1/2024) /Bisnis-Rizqi Rajendra.

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen sepeda dan motor listrik merek United Bike, PT Terang Dunia Internusa Tbk. (UNTD) janji akan membagikan dividen kepada pemegang sahamnya setelah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) alias IPO.

Direktur UNTD Andrew Mulyadi mengatakan perseroan akan royal membagikan dividen sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang saham.

"Persentasenya pembagian dividen kami tentu, kami akan bagikan sekitar 50% dari laba ya," ujar Andrew saat paparan publik di Jakarta, Kamis, (11/1/2024).

Mengacu prospektus, sebelum IPO perseroan membagikan dividen dengan rasio 85,49% dari laba bersih sebesar Rp42,08 miliar. 

Dividen per saham yang dibayarkan sebesar Rp3,6 juta per saham, dengan jumlah 10.000 saham. Alhasil, total dividen yang dibagikan UNTD sebelum IPO sebesar Rp36 miliar mengacu tahun buku 2022.

Adapun dalam prospektus UNTD akan membagikan dividen kas kepada pemegang saham perseroan maksimal 30% dari laba bersih dimulai dari tahun buku 2024. Pembagian itu setelah melakukan pencadangan laba bersih sesuai ketentuan yang berlaku dan dengan memperhatikan keputusan para pemegang saham dalam RUPS.

"Ya kami ini akan membagikan dividen, royal untuk mengapresiasi pemegang saham," kata dia.

Perlu diketahui, UNTD akan melakukan penawaran umum perdana saham IPO dengan harga penawaran Rp170 hingga Rp240 per saham. Adapun, UNTD akan melepas sebanyak-banyaknya 1,66 miliar (1.666.666.700) saham dengan nominal Rp25 per saham atau mewakili 25% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. 

Alhasil, dengan harga penawaran berkisar Rp170 hingga Rp240 per saham, maka UNTD berpeluang meraih dana segar maksimal Rp400 miliar, dan sekurang-kurangnya Rp283,33 miliar.

Adapun, masa penawaran awal (bookbuilding) akan berlangsung pada 11-22 Januari 2024, sedangkan masa penawaran umum adalah 1-5 Februari 2024. Perkiraan tanggal pencatatan saham UNTD di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah 7 Februari 2024. 

Seluruh dana IPO akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja untuk membeli bahan baku sepeda motor listrik dan E-Moped, antara lain untuk pembelian frame, baterai, dinamo, wheel-set, multi information display (spidometer digital, GPS), brake system, dan suspensi.

Andrew mengatakan, sejauh ini, TDI telah memiliki tiga fasilitas produksi yang berlokasi di Curug, Citeureup, dan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.

"Kami mau tambah kapasitas produksi lagi sekitar 60.000 unit motor listrik per tahun," kata dia.

United E-Motor pun kini telah merilis empat tipe motor listrik dari United E-Motor, yaitu T-1800, TX1800, TX3000 dan MX-1200.  

Sebagai informasi, Terang Dunia Internusa merupakan perusahaan manufaktur sepeda dan motor listrik merek United, sedangkan PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk. (BIKE) merupakan distributor resmi untuk sepeda United dan produk motor listrik United E-Motor. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper