Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Grup SGER Sumber Mineral Global (SMGA) Bakal IPO, Simak Profilnya

Sumber Mineral Global Abadi (SMGA) merupakan perusahaan dengan aktivitas bisnis perdagangan batu bara dan nikel.
Aktivita tambang PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA)/Dok.SMGA.
Aktivita tambang PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA)/Dok.SMGA.

Bisnis.com, JAKARTA - Entitas usaha dari PT Sumber Global Energy Tbk. (SGER), PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA) berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dalam waktu dekat. 

Melansir laman resminya, SMGA didirikan pada tanggal 19 Oktober 2016 dengan nama PT Sumber Mineral Global Abadi. Kegiatan bisnis SMGA mencakup perdagangan logam dan bijih, perdagangan pasir dan nikel, semen, kapur, perdagangan besar pasir dan batu, perdagangan besar bahan bakar padat dan gas, serta produk-produk lainnya.

Saati ini, aktivitas bisnis SMGA berfokus pada perdagangan nikel, batu kapur, dan batu bara untuk pasar domestik dan ekspor. Produk yang diperdagangkan berasal dari tambang yang diolah dari Izin Usaha Pertambangan (IUP) dalam kerjasama perusahaan SMGA. 

Saat ini, SMGA menjual produk nikel dan batu bara ke pelanggan di pasar domestik. Penjualan nikel tersebut dilakukan ke perusahaan seperti PT Putra Utama Sukses sebesar 20.000 WMT per tahun dan PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia sebesar 10.000 WMT per bulan.

Sementara itu, penjualan batu bara SMGA dilakukan ke PT Restu Usaha Mandiri sebesar 50.000 MT per tahun, PT Merak Energi Indonesia sebesar 330.000 MT per tahun, dan PT Indonesia Morowali Industrial Park 360.000 MT per tahun.

Mengutip prospektusnya, SMGA menuturkan saat ini hanya memiliki satu entitas anak yakni PT Jasatama Mandiri Sukses (JMS). JMS bergerak di bidang pertambangan batu gamping. 

SMGA menuturkan JMS berdiri pada tahun 2021 dan memperoleh IUP untuk komoditas mineral bukan logam, yakni batu gamping untuk industri. Kegiatan pertambangan JMS berlokasi pada Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah dengan luas wilayah 85,73 Ha.

Berdasarkan hasil eksplorasi yang telah dilakukan oleh JMS, cadangan (reserves) batu gamping yang dimiliki oleh JMS saat ini adalah sebesar 300.000.000 ton dengan perkiraan usia tambang sekitar 150 tahun.

Sebagai informasi, dalam IPO ini SMGA membidik dana segar sebanyak-banyaknya Rp175 miliar sampai Rp183,75 miliar. SMGA mematok harga penawaran Rp100 sampai dengan Rp105 dalam IPO ini.

Dalam prospektusnya, SMGA berencana menawarkan sebanyak 1,75 miliar saham baru yang merupakan saham biasa atas nama. Jumlah saham tersebut setara dengan 20% dari modal diemaptkan dan disetor SMGA setelah IPO. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper