Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Sesi I Menguat ke 7.165, Saham BRPT, TPIA dan GOTO Terbang

IHSG menguat ke 7.165,54 pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, Jumat, (8/12/2023). Saham BRT, TPIA dan GOTO terpantau melesat siang ini.
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ke 7.165,54 pada perdagangan sesi I hari ini, Jumat, (8/12/2023). Saham BRPT, TPIA, dan GOTO terpantau melesat lebih dari 5% siang ini.

Berdasarkan data RTI Business pukul 11.30 WIB, IHSG parkir di posisi 7.165,54 pada akhir sesi I, naik 0,43% atau 30,91 poin dari penutupan perdagangan hari sebelumnya. Indeks komposit bergerak di rentang 7.123 hingga 7.179 pada perdagangan siang hari ini.

Sebanyak 14,68 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp6,92 triliun dalam 752.524 kali transaksi. Sebanyak 236 saham yang menguat, 276 saham yang melemah, dan sebanyak 226 saham stagnan. Adapun, kapitalisasi pasar tembus Rp11.531 triliun.

Saham PT Barito Pacific Tbk. (TBK) milik Prajogo Pangestu terpantau paling laris diperdagangkan pada siang ini dengan nilai transaksi tembus Rp1,2 triliun. Saham BRPT terpantau melesat 8,12% ke level Rp1.730 per saham.

Selanjutnya, saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) juga laris diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp545,8 miliar, diikuti saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dengan nilai  transaksi Rp477,5 miliar. Saham TPIA melesat 12,18% ke level Rp4.880 per saham, sedangkan saham GOTO juga naik 5,26% ke level Rp100 per saham.

Dari jajaran saham berkapitalisasi pasar jumbo atau big cap, saham PGEO dan BREN menguat masing-masing 8,72% dan 3,87%. Sedangkan saham BYAN milik Low Tuck Kwong turun 0,26% ke Rp18.950 per saham, saham BBCA juga turun 0,57% ke level Rp8.775 per saham.

Sementara itu dari jajaran saham terboncos ada PT  M Cash Integrasi Tbk. (MAS) yang ambles 21,52% ke level Rp3.100 per saham. Disusul PT Lovina Beach Brewery Tbk. (STRK) yang turun 14,93% ke level Rp57 per saham.

Sebelumnya, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG hari ini berpotensi bergerak sideways di kisaran 7.080-7.170. Level support IHSG berada di 7.060-7.080 dan level resist IHSG berada di 7.150-7.170.

Di Wall Street,  indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,18%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik sebesar 0,80%, sementara indeks Nasdaq turut menguat sebesar 1,37% pada akhir perdagangan Kamis (7/12/2023). Initial jobless claims AS untuk minggu yang berakhir tanggal 2 Desember 2023 mencapai 220.000, di bawah perkiraan.

Saham dari Alphabet, induk perusahaan Google, mengalami kenaikan lebih dari 5% karena para investor menyambut positif terhadap peluncuran artificial intelligence model Gemini oleh perusahaan tersebut. Saham Nvidia dan AMD juga naik masing-masing lebih dari 2% dan 9%.

Di pasar Asia, investor mencermati data ekonomi China yang melaporkan surplus neraca perdagangan November 2023 sebesar US$68,39 miliar, di atas perkiraan. 

Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Jumat (8/12):

1. MAPI: Spec Buy
Beli di 1.580-1.620, cutloss jika break di bawah 1.580.
Jika tidak break dibawah 1.580, potensi naik dengan target jual di 1.670-1.700.

2. BBNI: Spec Buy
Beli di 5.225-5.250, cutloss jika break di bawah 5.225.
Jika tidak break dibawah 5.225, potensi naik dengan target jual di 5.350-5.400.

3. NCKL: Spec Buy
Beli di 1.000-1.010, cutloss jika break di bawah 970.
Jika tidak break dibawah 1.000, potensi naik dengan target jual di 1.030-1.060.

4 ADMR: Spec Buy
Beli di 1.270-1.290, cutloss jika break di bawah 1.270.
Jika tidak break dibawah 1.270, potensi naik dengan target jual di 1.320-1.370.

5 SCMA: Spec Buy
Beli di 150-152, cutloss jika break di bawah 150.
Jika tidak break dibawah 150, potensi naik dengan target jual di 157- 160.

_______________

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper