Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini Penghuni Baru Indeks MSCI Small Cap: Saham AUTO, CUAN & SMSM

Saham AUTO, CUAN, SMSM menjadi penghuni baru MSCI Small Indexex List yang akan efektif 1 September 2023.
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil review terhadap konstituen MSCI Global Standar Index List, MSCI Small Cap Indexes List, dan MSCI Micro Cap Index List pada 10 Agustus 2023.

Berdasarkan keterangan MSCI, Jumat (11/8/2023), MSCI hanya merombak konstituen dari MSCI Small Cap Indexes List. Adapun dari Indonesia, saham PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), dan PT Selamat Sempurna Tbk. (SMSM) masuk ke dalam indeks tersebut.

Sementara itu, saham PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY), PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX), PT Temas Tbk. (TMAS), dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) terdepak dari MSCI Small Cap Indexes List.

“Tanggal pengumuman 10 Agustus 2023, semua perubahan [konstituen] ini akan dilakukan pada penutupan 31 Agustus 2023, sehingga tanggal efektif 1 September 2023,” tulis pengumuman MSCI.

Sebagai informasi, AUTO merupakan salah satu emiten di Grup ASII yang mencatatkan kinerja ciamik sepanjang semester I/2023.

AUTO mencatatkan laba bersih Rp801,55 miliar. Laba bersih AUTO melonjak 85,33 persen secara year-on-year (yoy) dibanding periode sama 2022 sebesar Rp432,49 miliar.

Melonjaknya laba bersih perseroan didorong meningkatnya pendapatan 9,34 persen yoy menjadi Rp9,38 triliun, dibanding semester I/2022 sebesar Rp8,58 triliun.

Secara rinci berdasarkan segmen, pendapatan AUTO ditopang dari manufaktur komponen otomotif sebesar Rp5,29 triliun dan perdagangan (trading) Rp4,08 triliun. Pendapatan itu sudah dikurangi biaya eliminasi Rp662,62 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper