Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemicu Dana Kelolaan Reksa Dana Saham Naik Semester I/2023

Dana kelolaan industri reksa dana pada Juni 2023 mencapai Rp511,49 triliun, naik 6,7 persen seiring dengan positifnya racikan manajer investasi.
Dana kelolaan industri reksa dana pada Juni 2023 mencapai Rp511,49 triliun, naik 6,7 persen seiring dengan positifnya racikan manajer investasi. Bisnis/Himawan L Nugraha
Dana kelolaan industri reksa dana pada Juni 2023 mencapai Rp511,49 triliun, naik 6,7 persen seiring dengan positifnya racikan manajer investasi. Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Dana kelolaan industri reksa dana pada Juni 2023 mencapai Rp511,49 triliun. Nilai ini tumbuh 6,74 persen secara tahunan dan 0,65 persen secara tahun berjalan.

Pertumbuhan dana kelolaan reksa dana terjadi di tengah penurunan unit penyertaan. Secara tahunan, unit pernyataan turun 6,57 persen dan secara tahun berjalan masih tumbuh  secara tahunan yakni 6,57 persen, sedangkan secara tahun berjalan unit penyertaan masih tumbuh tipis 0,02 persen.

CEO Pinnacle Persada Investama Guntur Putra mengemukakan kenaikan 0,65 persen secara tahun berjalan bukanlah kenaikan yang signifikan dan normal terjadi.

Dia menilai pertumbuhan dana kelolaan di tengah penurunan unit penyertaan bisa disebabkan oleh pergerakan underlying asset pada masing-masing reksa dana yang dikelola oleh manajer investasi secara industri.

“Pergerakan asset under management secara industri juga dapat dipengaruhi faktor-faktor lain seperti kondisi pasar keuangan atau kinerja reksa dana. Tetapi angka perubahan secara tahun berjalan masih dalam rentang yang sangat normal dan tidak signifikan,” kata Guntur, Selasa (4/7/2023).

Di Pinnacle Persada Investama, Guntur mengatakan reksa dana pasar uang mencatatkan pertumbuhan tertinggi secara tahun berjalan, yakni mencapai 90 persen.

Guntur mengemukakan Pinnacle akan fokus pada penguatan jalur distribusi dari institusi maupun ritel melalui platform digital agen penjual reksa dana maupun kanal distribusi lainnya.

“Pada saat ini di Pinnacle juga sudah bekerja sama dengan 15+ APERD digital dan ada kemungkinan kami meluncurkan produk berbasis ESG yang kedua pada semester kedua,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper