Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dana Kelolaan Reksa Dana Saham Naik, Ini Strategi Panin AM Jaga Kinerja

Dana kelolaan industri reksa dana pada Juni 2023 mencapai Rp511,49 triliun. Nilai ini tumbuh 6,74 persen secara tahunan dan 0,65 persen secara tahun berjalan.
Warga mengakses informasi tentang reksa dana di Jakarta, Rabu (6/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Warga mengakses informasi tentang reksa dana di Jakarta, Rabu (6/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Dana kelolaan industri reksa dana pada Juni 2023 mencapai Rp511,49 triliun. Nilai ini tumbuh 6,74 persen secara tahunan dan 0,65 persen secara tahun berjalan. 

Pertumbuhan dana kelolaan reksa dana terjadi di tengah penurunan unit penyertaan. Secara tahunan, unit pernyataan turun 6,57 persen dan secara tahun berjalan masih tumbuh  secara tahunan yakni 6,57 persen sedangkan secara tahun berjalan unit penyertaan masih tumbuh tipis 0,02 persen. 

Direktur Panin Asset Management Rudiyanto belum bisa mengomentari penyebab kenaikan dana kelolaan dalam industri reksa dana secara keseluruhan. Namun dia mencatat total dana kelolaan Panin Asset Management tumbuh 2,09 persen secara tahun berjalan menjadi Rp15,10 triliun. Produk reksa dana saham menjadi salah satu kontributor utama kenaikan dana kelolaan ini.

Total reksa dana saham yang dikelola Panin Asset Management per Juni 2023 tercatat mencapai Rp6,87 triliun atau tumbuh 10,69 persen dibandingkan dengan akhir 2022 di angka Rp6,21 triliun.

Kenaikan ini disusul oleh pertumbuhan di reksa dana pendapatan tetap sebesar 8,67 persen year to date (YtD) dari Rp1,35 triliun menjadi Rp1,47 triliun. Selain itu, exchange rate fund kelolaan Panin juga tumbuh 4,32 persen menjadi Rp19,35 miliar daripada posisi akhir 2022.

Kinerja IHSG dan reksa dana saham pada Juni cukup bagus, ditambah ada subscription pada saat IHSG sedang turun pada Mei dan berlanjut ke Juni,” kata Rudiyanto, Selasa (4/7/2023).

Di tengah kenaikan dana kelolaan pada sejumlah reksa dana, Rudiyanto turut mengemukakan adanya penurunan. Sebagai contoh, reksa dana pasar uang turun 25,06 persen dari Rp763,85 miliar pada akhir 2022 menjadi Rp572,39 miliar per Juni 2023.

Reksa dana campuran kelolaan Panin juga memperlihatkan penurunan sebesar 3,02 persen menjadi Rp2,70 triliun. Sementara itu, reksa dana terproteksi turun 4,88 persen menjadi Rp3,47 triliun.

“Terlepas dari penurunan sejumlah produk, kami akan berupaya menjaga agar kinerja produk di atas benchmark, melakukan pemasaran kepada nasabah, menambah Agen Penjual dan Gerai, dan melakukan edukasi secara berkala,” katanya.

Untuk Reksa Dana Terproteksi, dia mengatakan Panin Asset Management akan mengupayakan perilisan produk baru minimal dalam rentang 2—3 bulan sekali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper