Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Panorama (PANR) Targetkan Pertumbuhan Dua Kali Lipat dari 2022

Panorama (PANR) menargetkan bisa tumbuh dua kali lipat pada 2023 dari capaian 2022 seiring dengan pemulihan ekonomi.
Panorama Jatiluwih, Tabanan, Bali. Panorama (PANR) menargetkan bisa tumbuh dua kali lipat pada 2023 dari capaian 2022 seiring dengan pemulihan ekonomi. /jatiluwih.id
Panorama Jatiluwih, Tabanan, Bali. Panorama (PANR) menargetkan bisa tumbuh dua kali lipat pada 2023 dari capaian 2022 seiring dengan pemulihan ekonomi. /jatiluwih.id

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pariwisata PT Panorama Sentrawisata Tbk. (PANR) pada 2023 menargetkan bisa tumbuh dua kali lipat dari capaian pada 2022.

Direktur PANR Hellen mengatakan pada 2023 dari asumsi dan outlook sepanjang tahun yang masih akan terus mengalami pertumbuhan permintaan, PANR bisa mencapai pendapatan tumbuh dua kali lipat dari pada 2022.

"Melihat tahun kemarin semua keadaan baik, aman, normal, perkiraan kita khusus untuk Panorama Sentrawisata bisa dua kali lipat dari capaian 2022. Kita optimistis pada perkembangan pariwisata, dan permintaan baik inbound dan leisure masih tinggi," katanya dalam paparan publik, Selasa (21/3/2023).

Kinerja Perseroan, lanjut Hellen, juga akan didukung oleh Pemerintah yang mulai melakukan berbagai aktivitas pariwisata, seperti gelaran olahraga di Mandalika, Danau Toba, serta aktivitas MICE lainnya. 

"Belum lagi perjalanan inbound umumnyanharus disiapkan jauh-jauh hari. Melihat dari data yang ada kemungkinan 2023 akan terjadi lonjakan kedatangan ke Indonesia," katanya.

Adapun, selama Januari- Februari 2023, Perseroan juga sudah mencapai pendapatan yang positif, meskipun belum memaparkan jumlah pastinya.

"Target penjualan tahun ini sudah kami cermati, pertama kami sangat gembira bahwa 2022 merupakan tahun turn around, sudah naik ke atas ke arah yang lebih baik. Bahkan kalau kita bicara istilah pemulihan, memasuki 2023 mungkin arahnya bagaimana kita back to normal and sustainable growth," jelasnya.

Pada sepanjang 2022 sendiri, Perseroan membukukan pendapatan Rp1,52 triliun, atau melesat 538 persen dari tahun sebelumnya hanya Rp239,24 miliar. Adapun, laba kotor Perseroan melejit 1.324 persen ke Rp147,97 miliar, dari pada 2021 hanya Rp10,26 miliar.

Dari peningkatan pendapatan tersebut, PANR berhasil berbalik mencetak laba bersih Rp29,38 miliar pada 2022 dari tahun sebelumnya rugi bersih Rp134,81 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper