Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Genjot Target Lebaran, Matahari (LPPF) Resmikan Dua Gerai Baru di Semarang

Jelang Ramadan dan lebaran, Matahari (LPPF) membuka dua gerai baru yang berlokasi di The Park Semarang dan di Uptown Mall BSB City, Jawa Tengah.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 17 Maret 2023  |  10:44 WIB
Genjot Target Lebaran, Matahari (LPPF) Resmikan Dua Gerai Baru di Semarang
Gerai baru PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) - Dok.Perusahaan

Bisnis.com, JAKARTA – Jelang momen Ramadan dan Lebaran mmiten ritel PT Matahari Departement Store Tbk. (LPPF) membuka dua gerai baru di Semarang untuk memperkuat pangsa pasarnya di pulau Jawa.

Matahari membuka gerai tersebut di mal The Park Semarang dan di Uptown Mall BSB City. Dengan demikian, pada tahun ini sudah ada empat dari total tujuh target gerai tersebut. Dua gerai tersebut dibuka masing-masing pada 16 dan 18 Maret 2023. Adapun, total gerai matahari saat ini menjadi 152 secara nasional.

“Sejalan dengan arahnya menjadi 'House of Specialists', kedua gerai baru di Jawa Tengah ini menghadirkan penawaran merchandise yang diperbarui, konsep gerai baru yang lebih segar, dan peningkatan pengalaman berbelanja pelanggan,” kata kata Terry O'Connor, CEO Matahari dalam keterangan tertulis dikutip Jumat (17/3/2023).

Matahari The Park Semarang dan Matahari Uptown Mall BSB City, dilengkapi dengan pencahayaan 100 persen LED, menyajikan konsep gerai baru yang segar dengan total luas masing-masing 6.400 m2 dan 4.500 m2.

Matahari The Park Semarang terletak di dekat area perumahan dan hotel-hotel utama. Sementara itu, Matahari Uptown Mall BSB City terletak di daerah berkembang, dengan pusat industri baru, rumah sakit, universitas, sekolah, dan , kluster dan kompleks perumahan.

Terry mengatakan kedua mal ini merupakan solusi di satu lokasi untuk kebutuhan pusat belanja, gaya hidup, dan hiburan 2 juta warga Semarang, Jawa Tengah. Terry berharap kehadiran Matahari turut pula mendukung perekonomian daerah di kedua gerai dengan mempekerjakan ratusan penduduk setempat.

Kehadiran Matahari di Semarang ini menurut Terry dapat membawa nilai lebih bagi pelanggan yang lebih luas untuk merayakan Lebaran tahun ini.

“Dua gerai baru ini akan memperkuat posisi kami sebagai kekuatan ritel progresif yang menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi di seluruh Indonesia,”kata Terry.

Sebelumnya, Terry menjelaskan bahwa Matahari telah membuka dua gerai baru pada 2023 dan akan membuka lima gerai baru lainnya sebelum Lebaran.

Selain mengandalkan gerai Matahari, LPPF berencana membuka tiga gerai produk premium di mal-mal A+, tetapi bukan termasuk mewah. Terry mengatakan gerai produk premium masih dalam tahap pengembangan tim Matahari, tetapi diharapkan bisa segera meluncur pada 2023.

“Kami juga akan meluncurkan merek baru Suko dengan target 20 toko pada 2023. Sebelum Lebaran kami akan membuka tiga sampai empat pop-up stores sehingga konsumen bisa mengecek,” kata Terry (24/2/2023).

Suko bakal menghadirkan produk pakaian sehari-sehari dengan desain yang menjangkau berbagai kalangan. Terry menyebutkan harga jual produk di Suko berkisar Rp149.000—Rp599.000 atau 10—15 persen di bawah rata-rata harga global.

LPPF tercatat membuka 10 gerai baru sepanjang 2022 dan meluncurkan wajah baru department store-nya pada pengujung tahun. Berdasarkan laporan keuangan tahun lalu, arus kas yang dipakai LPPF untuk Aktivitas investasi mencapai Rp278,41 miliar atau naik daripada 2021 sebesar Rp186,79 miliar.

Sepanjang 2022, Matahari mengakumulasi pendapatan bersih sebesar Rp6,45 triliun atau naik 15,5 persen dibandingkan dengan 2021 yang berada di angka Rp5,58 triliun.

Seiring dengan kenaikan pendapatan tersebut, Matahari berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp1,38 triliun atau meningkat 51,52 persen dibandingkan dengan 2021 sebesar Rp912,85 miliar. Laba pada 2022 juga telah berada di atas 2019 atau sebelum pandemi yang saat itu bertengger di Rp1,36 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lppf
Editor : Ibad Durrohman

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top