Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Top 5 News BisnisIndonesia.id: Faktor Saham GOTO Terus Turun—Pertaruhan Maskapai pada Nataru

Berita pilihan BisnisIndonesia.id: manajemen GOTO membeberkan mengapa saham perusahaan bisa terus turun hingga pertaruhan maskapai meraup cuan pada nataru.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 09 Desember 2022  |  10:50 WIB
Top 5 News BisnisIndonesia.id: Faktor Saham GOTO Terus Turun—Pertaruhan Maskapai pada Nataru
Pengemudi ojek online (ojol) menunjukan logo GoTo di Jakarta, Rabu (26/10/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menjelaskan kepada publik mengenai harga sahamnya yang terus turun sejak akhir November 2022. Menurut manajemen GOTO, salah satu penyebabnya adalah investor awal perseroan yang mengambil untung.

Group President GOTO Patrick Cao menjelaskan bahwa fluktuasi harga saham yang terjadi di GOTO sama dengan yang terjadi dengan perusahaan publik lainnya. Hal tersebut merupakan bagian dari mekanisme pasar dan dipengaruhi berbagai faktor.

Dia menjelaskan bahwa dengan berakhirnya periode penguncian saham atau lock-up, ada kenaikan dari jumlah saham GOTO yang beredar di pasar. Ini mengakibatkan peningkatan pada transaksi jual beli saham.

"Hal ini diakibatkan oleh beberapa hal, antara lain, investor awal yang masuk di harga rendah merealisasikan keuntungan, berakhirnya masa investasi atau fund life untuk investor finansial, dan kebutuhan likuiditas di akhir tahun," kata Patrick dalam paparan publik GOTO, Kamis (8/12/2022).

Berita tentang saham GOTO yang terus turun menjadi salah satu berita pilihan editor BisnisIndonesia.id hari ini, Jumat (09/12/2022). Selain berita tersebut, beragam kabar ekonomi dan bisnis yang dikemas secara mendalam dan analitik juga tersaji dari meja redaksi BisnisIndonesia.id 

Berikut ini highlight BisnisIndonesia.id:

Molor Lagi, Uji Coba Penerapan Bayar Tol Tanpa Berhenti MLFF

Uji coba transisi sistem transaksi tol nontunai nirsentuh atau multi lame free flow (MLFF) kembali mundur diterapkan. Pada awalnya, pemerintah menargetkan dalam melakukan uji coba penerapan bayar tol tanpa berhenti pada bulan Desember tahun 2022.

Namun, target tersebut dimundurkan menjadi Januari tahun 2023 dalam penerapan uji coba. Lalu lagi-lagi target penerapan tersebut dimundurkan menjadi pertengahan tahun 2023 tepatnya 1 Juni. Padahal pemerintah berencana penerapan penuh sistem pembayaran di seluruh ruas jalan tol pada tahun 2023.

Alhasil, mundurnya uji coba penerapan MLFF di beberapa ruas jalan tol ini juga berdampak pada kembali mundurnya penerapaan sistem di seluruh ruas jalan tol yang baru dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan pelaksanaan uji coba MLFF masih berjalan sesuai dengan jadwal. Dia pun menampik bahwa uji coba yang akan dimulai pada Juni 2023 tersebut mundur dari jadwal.

 

IPO Pemasok Komponen Astra, Isra Presisi (ISAP) Kebanjiran Order

Minat investor terhadap penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Isra Presisi Indonesia Tbk. (ISAP) sangat tinggi, terlihat dari tingkat kelebihan permintaan atau oversubscribe yang mencapai hingga 11,08 kali.

Direktur Utama Isra Presisi Indonesia Asrullah mengatakan bahwa perseroan telah melaksanakan proses IPO pada 1-7 Desember 2022. Menurutnya, tingginya minat investor dalam IPO perusahaan tersebut ditopang oleh prospek bisnis Isra Presisi yang menjanjikan.

Perusahaan mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam 3 tahun terakhir dan terbukti mampu berekspansi di era pandemi, di saat perusahaan lain mengalami kesulitan.

“Tahun 2022 kebanjiran order baik pesanan dari pelanggan komponen otomotif, nonotomotif, maupun alat berat, bahkan sudah masuk ke komponen elektronik," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (8/12/2022).

 

Bos GOTO Buka Suara mengapa Saham Perusahaan Terus Turun

Group President GOTO Patrick Cao mengatakan bahwa terus turunnya saham perusahaan merupakan hal yang lazim bagi pemegang saham untuk mencari likuiditas setelah lock up berakhir. Apalagi, jika pemegang saham merupakan investor awal perusahaan.

"Walau kami tidak dapat berbicara mewakili investor, kami meyakini secara umum. Mereka terus percaya secara fundamental dari potensi bisnis GOTO ke depannya," ujar dia.

Adapun menurutnya, GOTO terus melakukan penjajakan dengan investor potensial yang baru, terutama menuju peluang masuknya GOTO ke dalam indeks global di paruh pertama 2023.

Dia menyebut bahwa tugas pihaknya sebagai manajemen kunci adalah memastikan fokus GOTO untuk terus memastikan pertumbuhan berkualitas, dan bekerja keras memastikan operasi yang efisien untuk mempercepat langkah GOTO menuju profitabilitas.

 

Mengapa Kebijakan Deforestasi Uni Eropa Bisa Jegal Ekspor RI?

Keputusan Uni Eropa untuk memblokade produk impor yang berhubungan dengan deforestasi dikhawatirkan dapat memengaruhi arus ekspor unggulan Indonesia.

Parlemen Uni Eropa dan perwakilan negara anggota sepakat untuk menerapkan aturan terkait dengan importasi komoditas hasil deforestasi. Aturan itu disahkan pada 6 Desember 2022 waktu setempat.

Adapun, aturan itu mewajibkan perusahaan yang menjual minyak sawit, daging sapi, kayu, kopi, coklat, karet dan kedelai untuk memastikan bahwa produk mereka tidak berasal dari lahan hasil deforestasi.

Selain itu, beberapa produk manufaktur, seperti cokelat, furnitur, dan kertas cetak juga akan disertakan dalam aturan tersebut.

 

Pertaruhan Terakhir Maskapai Raup Cuan Nataru

Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (nataru) menjadi momentum terakhir bagi maskapai penerbangan untuk meraup cuan di penghujung tahun meski harga tiket pesawat masih cukup tinggi akibat berkurangnya armada burung besi dalam negeri.

Selain Lebaran Idulfitri, nataru menjadi agenda penting bagi industri aviasi termasuk di dalam negeri untuk mengoptimalkan pemasukan perusahaan. Sebab, masyarakat umumnya melakukan perjalanan atau berlibur ke beberapa daerah wisata jelang pergantian tahun.

Kendati demikian, permintaan yang tinggi secara langsung berdampak pada meningkatnya harga tiket pesawat. Terlebih, saat ini jumlah maskapai yang beroperasi masih rendah dibandingkan dengan prapandemi. Kementerian BUMN sempat menyebut RI kekurangan 200 unit pesawat.

Melihat situasi tersebut, pemerintah mendorong maskapai penerbangan dalam negeri melakukan penambahan jumlah pesawat hingga promo harga tiket seiring dengan tingkat permintaan angkutan udara yang naik selama periode nataru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Goto Multi Lane Free Flow (MLFF) astra deforestasi maskapai penerbangan
Editor : Jaffry Prabu Prakoso
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top