Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Emiten Teknologi Ignasius Jonan (ATIC) Jual 9 Anak Usahanya, Kenapa?

Emiten teknologi yang dipimpin mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan PT Anabatic Technologies Tbk. (ATIC) akan jual 9 perusahaannya.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 15 November 2022  |  12:00 WIB
Emiten Teknologi Ignasius Jonan (ATIC) Jual 9 Anak Usahanya, Kenapa?
Karyawati mengamati pergerakan harga saham di kantor PT Mandiri Sekuritas di Jakarta, Rabu (9/11/2022). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten teknologi yang dipimpin mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan PT Anabatic Technologies Tbk. (ATIC) menyampaikan akan menjual sebanyak 9 anak usahanya.

Sebanyak 9 anak usaha yang akan dijual tersebut adalah sebanyak 99,99 persen saham PT Mahacitta Teknologi (MCT), sebanyak 99,99 persen saham PT Aristi Jasadata (AJD), sebanyak 99,99 persen saham PT Svadaia Humana Jasa (SHJ), dan 60 persen saham PT Jaga Nusantara Satu (JN1).

Lalu 80 persen saham PT Pacifica Manajemen Fasilitas (PMF), 99,8 persen saham PT Advika Media Kreasi (AMK), 99 persen saham PT Bisnis Proses Indonesia (BPI), 70 persen saham PT Solusi Karya Insani (SKI), dan 51 persen saham PT Aristi Jasa Pandu (AJP).

Nilai transaksi dari penjualan 9 anak usaha ini adalah Rp4,04 miliar. Terdapat empat pihak yang melakukan pembelian 9 anak usaha ATIC ini, yakni KIBAR, Iwan Sugiono, Koperasi Jasa Syariah Jaya Nusantara Satu, dan Benny Dictus Dharma.

Manajemen ATIC menjelaskan, tujuan atau manfaat yang diterima emiten teknologi dari pelaksanaan transaksi ini adalah untuk meningkatkan kinerja dan tingkat profitabilitas yang bisa didapatkan ATIC.

"ATIC dalam hal ini telah melakukan evaluasi terhadap struktur perusahaan yang mana terdapat entitas anak yang sudah tidak lagi memberikan kontribusi yang cukup dari kegiatan operasionalnya," kata manajemen dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/11/2022).

Selain itu, manajemen juga berpendapat anak-anak usaha ini tidak lagi menunjang strategi pertumbuhan bisnis ATIC di masa mendatang.

Dalam penjualan ini, ATIC menunjuk TRUSCEL sebagai penilai independen untuk melaksanakan pendapat kewajaran atas transaksi penjualan saham-saham tersebut, 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ignasius jonan teknologi Anabatic Technologies saham
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top