Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IPO Moratelindo Bikin Laba Smartfren Melambung ke Rp1,62 Triliun

Grup Sinarmas PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) berhasil mengubah rugi menjadi laba bersih Rp1,64 triliun pada kuartal III/2022 berkat IPO Moratelindo.
Karyawan melayani pengunjung gerai Smartfren di Jakarta, Rabu (7/9/2022).Bisnis/Abdurachman
Karyawan melayani pengunjung gerai Smartfren di Jakarta, Rabu (7/9/2022).Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, SEMARANG - Grup Sinarmas PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) berhasil mengubah rugi menjadi laba bersih Rp1,64 triliun pada kuartal III/2022 berkat IPO Moratelindo. FREN tercatat memiliki keuntungan dari investasi dalam saham yang mencapai Rp1,62 triliun.

Dalam laporan keuangannya, FREN menjelaskan melakukan investasi saham pada PT Nuri Gaya Citra dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) alias Moratelindo.

Direktur Smartfren Telecom Gisela Lesmana mengakui bahwa FREN mendapat keuntungan dari investasi dalam MORA. Terkait dengan rincian harga per saham yang diinvestasikan oleh FREN kepda MORA, Gisel tidak menjelaskan secara detail lantaran adanya perbedaan nominal saham MORA sebelum dan sesudah IPO.

"Nilai investasi secara keseluruhan jadi bukan per shares kali ya karena kan waktu itu kan [MORA] masih entitas yang belum terbuka atau perusahaan tertutup sehingga nominal sharesnya kan berbeda. Ketika moratel IPO kan ada pemecahan nominal biasanya memang normal," ujar Gisela saat ditemui Bisnis di Semarang, Jumat (11/11/2022).

FREN tercatat melakukan penyertaan saham pada MORA melalui entitas anak PT Smart Telecom atau Smartel, yang ditandatangani pada Mei 2021 dan melakukan penyetoran modal sebesar Rp360 miliar. Dengan penyetoran modal ini, Smartel memiliki 20,5 persen kepemilikan saham pada Moratel.

Pada Desember 2021, Moratel melakukan peningkatan modal dan Smartel melakukan penyertaan saham kembali pada Moratel sebesar Rp298 miliar. Penambahan modal tidak berdampak pada 20,5 persen kepemilikan Smartel di Moratel.

Jika ditotal, maka Smartel melakukan penyetoran modal kepada MORA hingga Rp658,07 miliar. Adapun Smartel memegang hingga 4,33 juta saham (4.331.835.710). Dengan demikian, Smartel diestimasikan masuk ke MORA dengan harga 151,9 per saham.

Lalu pada Agustus 2022, Moratel melakukan penawaran umum perdana ke masyarakat. FREN tidak ikut berpartisipasi pada penawaran ini, sehingga kepemilikan FREN atas saham Moratel menjadi 18,32 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper