Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Lippo Karawaci (LPKR) Bukukan Rugi Rp1,92 Triliun pada Kuartal III/2022

LPKR mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp10,45 triliun atau menurun 13,61 persen dari periode yang sama atau year-on-year (yoy)
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 03 November 2022  |  17:23 WIB
Lippo Karawaci (LPKR) Bukukan Rugi Rp1,92 Triliun pada Kuartal III/2022
PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) melaksanakan Topping Off Ceremony pembangunan Eastern Tower Apartment Embarcadero Bintaro, Tangerang Selatan, pada 18 Januari 2020. - LPKR
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten Grup Lippo yakni, PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) membukukan pendapatan sebesar Rp10,45 triliun pada kuartal III/2022. Adapun rugi bersih yang dicatatkan LPKR mencapai Rp1,92 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2022, LPKR mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp10,45 triliun atau menurun 13,61 persen dari periode yang sama atau year-on-year (yoy). Sementara itu, pada 2021, LPKR membukukan pendapatan sebesar Rp12 triliun.

Pendapatan LPKR terdiri dari real estate development, healthcare, dan lifestyle.

Secara rinci, pendapatan dari real estate development menurun 21,62 persen menjadi Rp2,79 triliun, healthcare menurun 2,96 persen menjadi Rp6,93 triliun, dan lifestyle menurun 45,28 persen menjadi Rp822,41 miliar.

Selanjutnya, LPKR mencatatkan penurunan beban pokok pendapatan dari Rp7,54 triliun menjadi Rp6,13 triliun pada kuartal III/2022. Hal ini membuat laba kotor LPKR menurun 3,31 persen menjadi Rp4,31 triliun dari Rp4,46 triliun.

Setelah dikurangi berbagai beban yang dapat diefisienkan, LPKR mencatatkan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,92 triliun pada kuartal III/2022. Angka ini meningkat hingga 236 persen dari Rp573,29 triliun.

Sementara itu, jumlah aset LPKR menurun 1,83 persen dari Rp52,08 truliun di akhir tahun 2021 menjadi Rp51,12 triliun pada kuartal III/2022.

Di sisi lain, jumlah liabilitas meningkat 3,58 persen dari Rp29,59 triliun pada 31 Desember 2021 menjadi Rp30,65 triliun pada 30 September 2022.

Kemudian untuk kas, setara kas, dan cerukan akhir periode terjadi penurunan 42,9 persen dari Rp4,89 triliun menjadi Rp2,79 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lippo karawaci lippo group grup lippo properti
Editor : Yustinus Andri DP
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top