Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Naik Tembus 7.100, Saham BUMI, NATO, BEBS Laris

IHSG naik 0,43 persen atau 30,57 poin menjadi 7.107,6 di tengah penguatan bursa global.
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/7/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/7/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat tembus 7.100 pada perdagangan Kamis (29/9/2022) seiring dengan penguatan bursa global.

IHSG naik 0,43 persen atau 30,57 poin menjadi 7.107,6 pada pukul 09.18 WIB. Sepanjang sesi pagi, indeks bergerak di antara 7.135-7.095.

Saham BUMI, NATO, BEBS menjadi yang paling laris pagi ini dengan nilai transaksi masing-masing Rp155,5 miliar, Rp138,8 miliar, dan Rp110,5 miliar, mengalahkan sejumlah big cap seperti BBCA dan BBRI. 

Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayang mengatakan, raut wajah para trader dan investor di Indonesia Kamis ini akan berseri-seri alias sumringah seiring akan menguatnya (short covering) IHSG.

Sebelumnya, selama empat hari IHSG turun sebesar 141,85 poin atau 1,98 persen, dan akan menguat menyusul aksi penguatan Indeks DJIA semalam sebesar 1,88 persen, setelah enam hari perdagangan Indeks DJIA turun tajam 6,22 persen, diikuti turunnya yield Obligasi AS tenor 10 tahun sebesar 5,37 persen ke level 3,737 persen, serta turunnya indeks dolar AS sebesar 1,25 persen kelevel 112,625.

"Katalis lain pendorong IHSG menguat Kamis ini bukan saja datang dari penguatan DJIA, turunnya yield Obligasi AS dan turunnya US Dollar Index, tetapi juga datang dari penguatan EIDO sebesar 1,19 persen serta naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak 4,88 persen, emas 2,03 persen, nikel 1,75 persen, dan timah 0.19 persen," jelasnya dalam riset, Kamis (29/9/2022).

Untuk perdagangan hari ini, Edwin memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 7.048 - 7.186. Adapun, nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak di Rp15.070 - Rp15.320.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper