Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Melemah 0,50 Persen, Saham GGRM dan HMSP Justru Mengepul

Pada penutupan IHSG hari ini, sebanyak 147 saham menguat, 391 saham melemah dan 148 saham bergerak stagnan.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 28 September 2022  |  15:18 WIB
IHSG Melemah 0,50 Persen, Saham GGRM dan HMSP Justru Mengepul
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup melemah pada perdagangan yang volatil, Rabu (28/9/2022).

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 15.00 WIB IHSG berada pada posisi 7.077,03 atau terkoreksi 0,50 persen. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada rentang 7.073,47 - 7.156,98.

Tercatat, 147 saham menguat, 391 saham melemah dan 148 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar terpantau pada posisi Rp9.320,69 triliun.

PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) terpantau menjadi saham dengan koreksi terbesar hari ini setelah turun 9,52 persen ke Rp133.

Saham lain yang terpantau melemah adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang turun 5,71 persen ke Rp132, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang terkoreksi 5,64 persen ke level Rp3.850 serta PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan pelemahan 2,04 persen ke Rp1.925.

Tak ketinggalan, saham PT Black Diamond Resources Tbk. (COAL) anjlok 6,91 persen, dan saham PT Bumi Resources Mineral Tbk. (BRMS) tergelincir 6,63 persen. 

Saat IHSG melemah, saham emiten rokok seperti PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) mampu menguat 6,78 persen, dan saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) naik 3,95 persen. 

Sebelumnya, Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayang mengatakan IHSG cenderung dipengaruhi pergerakan bursa global. Di Wall Street,  Indeks Dow Jones terjungkal pada hari keenam sebesar 125,82 poin atau 0,43 persen sebagai respons belum berakhirnya antisipasi akan penurunan earning emiten sebagai dampak resesi Eekonomi yang berpotensi terjadi di AS.

"Dan dikombinasi dengan jatuhnya EIDO hari ketiga sebesar 0,74 persen di tengah kembali turunnya harga beberapa komoditas seperti nikel turun dihari kelima sebesar 2,08 persen serta kembali naiknya yield obligasi Indonesia tenor 10 tahun ke level 7,517 persen berpeluang menjadi sentimen negatif bagi perdagangan Rabu di tengah upaya IHSG untuk rebound," kata Edwin dalam riset, Rabu (28/9/2022).

Edwin memperkirakan hari ini IHSG akan bergerak di kisaran 7.062 - 7.160. Adapun, nilai tukar rupiah diperkirakan juga masih melanjutkan pelemahan di Rp15.090 - Rp15.190 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG ihsg hari ini penggerak ihsg bumi resources emiten rokok
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top