Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rajin Ekspansi, RS Mitra Keluarga (MIKA) Andalkan Kas Internal

Mayoritas alokasi belanja modal RS Mitra Keluarga (MIKA) pada 2022 digunakan untuk penambahan rumah sakit baru.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 17 September 2022  |  12:05 WIB
Rajin Ekspansi, RS Mitra Keluarga (MIKA) Andalkan Kas Internal
Mitra Keluarga Bintaro - www.mitrakeluarga.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pengelola rumah sakit PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) mengandalkan dana kas internal perusahaan dalam rangka ekspansi dan investasi. Manajemen menyatakan belum mempertimbangkan pendanaan dari penarikan utang sindikasi perbankan.

Direktur Mitra Keluarga Karyasehat Joyce V. Handajani mengatakan mayoritas alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) pada 2022 digunakan untuk penambahan rumah sakit baru. Tahun ini, MIKA menyiapkan Rp750 miliar yang seluruh pendanaannya berasal dari kas internal.

“Selama ini untuk pengembangan rumah sakit Mitra Keluarga semuanya dibiayai dari kas internal yang ada di perusahaan. Saat ini kami di posisi nett cash sehingga kami tidak memiliki utang dan nilainya [arus kas] di atas Rp2,4 triliun,” kata Joyce, Senin (12/9/2022).

Dia mengatakan MIKA menargetkan penambahan 2—3 rumah sakit baru setiap tahunnya. Kebutuhan belanja modal setiap rumah sakit dengan kapasitas 200 tempat tidur berada di kisaran Rp200 miliar—Rp300 miliar.

“Memang dari alokasi masih ada kelebihan dana dan ini yang akan kami gunakan untuk kebijakan capital management yakni adanya pembagian dividen yang sesuai kebijakan adalah sebesar 25 persen,” tambah Joyce.

Meski sejauh ini mengandalkan pendanaan internal, Joyce mengatakan Mitra Keluarga membuka opsi pendanaan melalui penarikan utang sindikasi perbankan maupun melalui penerbitan obligasi. Namun aksi korporasi tersebut hanya dilakukan jika MIKA melakukan ekspansi usaha lewat akuisisi rumah sakit milik pihak ketiga yang membutuhkan modal besar.

“Capex kami berkaitan dengan pembangunan rumah sakit baru dan ini pendanaan dari kas internal. Namun jika akuisisi yang jumlahnya besar, kami membutuhkan pendanaan dari perbankan ataupun dari pasar modal misalnya lewat obligasi. Untuk saat ini kami belum ada rencana akuisisi sehingga belum masuk ke sindikasi perbankan,” papar Joyce.

Per 30 Juni 2022, MIKA mempertahankan posisi kas bersih sebesar Rp1,89 triliun. MIKA tercatat telah membelanjakan Rp300,5 miliar untuk belanja modal dan Rp348,6 miliar untuk program pembelian kembali sahamnya atau buyback yang mewakili total 160,2 juta saham yang telah dibeli kembali selama enam bulan pertama tahun 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah sakit mitra keluarga mika rumah sakit capex
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top