Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Phapros (PEHA) Gandeng Distributor Baru Perluas Pasar, Genjot Penjualan Obat

Phapros (PEHA) ingin memperluas sebaran produk-produknya agar mudah didapatkan oleh masyarakat khususnya di tempat yang sebelumnya sulit dijangkau.
Gedung PT Phapros, Tbk. /UGM
Gedung PT Phapros, Tbk. /UGM

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten farmasi grup Kimia Farma, PT Phapros Tbk. (PEHA) menggandeng distributor PT Anugrah Argon Medica, yang diklaim sebagai salah satu dari 3 distributor farmasi terbesar di Indonesia.

Pertumbuhan industri farmasi di Indonesia yang cukup signifikan mendorong banyak produsen obat-obatan untuk terus memperluas jaringan distribusinya.

Sebagai salah satu anak perusahaan BUMN, Phapros pada Agustus ini secara resmi menggandeng Anugrah Argon Medica (AAM) yang merupakan salah satu dari Top 3 distributor produk farmasi di Indonesia.

Direktur Pemasaran Phapros Imelda Alini Pohan menjelaskan Phapros ingin memperluas sebaran produk-produknya agar mudah didapatkan oleh masyarakat khususnya di tempat yang sebelumnya sulit dijangkau, baik karena jaringan rantai pasokan yang terbatas, akses infrastruktur, maupun masalah logistik.

“Kami ingin agar pemenuhan obat-obatan bagi masyarakat bisa mencapai hingga ke pelosok negeri, dan ini merupakan tanggung jawab kami sebagai perusahaan farmasi nasional,” tutur Imelda, Senin (8/8/2022).

Distribusi merupakan kunci penting dari sebuah industri agar hasil produksi bisa diakses oleh masyarakat di mana pun mereka berada.

Dalam hal ini, tambah Imelda, Phapros menaruh perhatian terhadap rantai distribusi agar obat-obatan maupun alat kesehatan yang diproduksi Phapros melalui proses panjang dan quality control yang ketat dapat dijangkau semua daerah di Indonesia.

Saat ini PEHA telah bekerja sama dengan distributor-distributor besar dan jaringan cabang yang menyebar di seluruh Indonesia seperti Kimia Farma Trading & Distribution, Rajawali Nusindo dan sekarang AAM.

"Kami berharap produk-produk kami akan lebih mudah diperoleh melalui penambahan kerjasama ini, dan kami berkomitmen untuk berusaha semaksimal mungkin dalam memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, kinerja Phapros pada Semester I/2022 menunjukkan pertumbuhan yang positif dari sisi penjualan.

Laporan keuangan yang baru-baru ini dirilis PEHA mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 21 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 periode yang sama.

“Ini merupakan indikasi bahwa beberapa strategi kami di sepanjang tahun 2022 berjalan dengan cukup baik, kunci utama dalam adaptasi dan inovasi di segala lini bisnis, baik operasional maupun supporting harus terus ditingkatkan,” katanya.

Selain penjualan, kinerja positif Phapros pada enam bulan pertama tahun 2021 ini adalah menurunnya rasio kewajiban jangka panjang perusahaan sebesar 6 persen dibandingkan tahun lalu.

Sedangkan dari sisi laba periode berjalan, Phapros juga membukukan kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan tahun 2021, dan juga kenaikan laba per saham sebesar 8 persen.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Phapros (PEHA) dengan AAM pada Senin (8/8/2022) di kantor Phapros, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper