Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jadwal PP London Sumatra (LSIP) Bagikan Dividen Rp347,81 Miliar

Pembagian dividen tunai sebesar Rp51 per saham akan dibayarkan Lonsum (LSIP) pada 19 Agustus 2022.
Pekerja memuat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, di Petajen, Batanghari, Jambi, Jumat (11/12/2020). Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) memperkirakan nilai ekspor kelapa sawit nasional tahun 2020 yang berada di tengah situasi pandemi Covid-19 tidak mengalami perbedaan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 20,5 miliar dolar AS atau dengan volume 29,11 juta ton. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Pekerja memuat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, di Petajen, Batanghari, Jambi, Jumat (11/12/2020). Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) memperkirakan nilai ekspor kelapa sawit nasional tahun 2020 yang berada di tengah situasi pandemi Covid-19 tidak mengalami perbedaan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 20,5 miliar dolar AS atau dengan volume 29,11 juta ton. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten grup Indofood, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) atau Lonsum telah rampung menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2021. Perseroan bakal membagikan dividen tunai sebesar Rp51 per lembar saham.

Pembagian dividen tersebut telah memperoleh persetujuan dalam RUPST yang diselenggarakan Kamis (21/7/2022). Emiten perkebunan ini berada pada harga saham Rp1.230, artinya yield dividen LSIP sebesar 4,15 persen.

"Pembagian dividen tunai sebesar Rp51 per saham akan dibayarkan pada 19 Agustus 2022," ungkap Presiden Direktur PP London Sumatra Indonesia Benny Tjoeng dalam keterbukaan, dikutip Senin (25/7/2022).

Berdasarkan laporan keuangan LSIP, pembayaran dividen setara 35,17 persen dari laba per saham tahun 2021, dengan jumlah modal disetor 6,82 miliar saham, artinya total dividen mencapai Rp347,92 miliar.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang terus menerus dari seluruh pemegang saham Lonsum dalam masa-masa sulit ini," terang Benny.

Emiten yang biasa disebut dengan Lonsum ini juta tetap fokus dalam pengendalian biaya dan efisiensi, meningkatkan produktivitas serta memprioritaskan belanja modal.

Benny berjanji terus menerapkan praktik-praktik agrikultur yang baik secara berkelanjutan sebagai bagian dari pendekatan keberlanjutan.

Untuk diketahui, Lonsum adalah perusahaan agribisnis yang terdiversifikasi dengan komoditas kelapa sawit, karet, kakao, dan teh.

Lonsum memproduksi CPO dari pabrik kelapa sawit yang berada di Sumatera dan Kalimantan. Lonsum juga mengoperasikan fasilitas pengolahan karet, pabrik kakao dan teh.

Selain dividen, RUPST juga menerima baik pengunduran diri seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi perseroan sehubungan dengan telah berakhirnya masa jabatan mereka sejak ditutupnya RUPST.

LSIP menunjuk dan mengangkat anggota Dewan Komisaris dan Direksi perseroan yang baru untuk masa jabatan terhitung sejak ditutupnya RUPST ini sampai dengan penutupan RUPST perseroan pada 2025, dengan susunan sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Moleonoto (Paulus Moleonoto)
Komisaris : Axton Salim
Komisaris : Hendra Widjaja
Komisaris Independen : Edy Sugito
Komisaris Independen : Agus Rajani Panjaitan

Direksi
Presiden Direktur : Benny (Benny Tjoeng)
Wakil Presiden Direktur I : Tan Agustinus Dermawan
Wakil Presiden Direktur II : Tio Eddy Hariyanto
Direktur : Johnny Ponto
Direktur : Joefly Joesoef Bahroeny
Direktur : Alamsyah
Direktur : In She
Direktur : Peter Kradolfer
Direktur : Ferdi Gunawan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper