Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Harga CPO Melempem, Pilih Emiten Sawit Grup Salim (LSIP) atau Grup Astra (AALI)?
Lihat Foto
Premium

Harga CPO Melempem, Pilih Emiten Sawit Grup Salim (LSIP) atau Grup Astra (AALI)?

Bagaimana ketahanan emiten sawit Grup Salim, PP London Sumatera Indonesia (LSIP) versus Astra Agro Lestari (AALI) di bawah Grup Astra menghadapi tekanan harga CPO?
Reno Mahardhika & Reni Lestari
Reno Mahardhika & Reni Lestari - Bisnis.com
06 Juli 2022 | 16:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Pesta harga CPO menunjukkan indikasi akan berakhir, menjadi ujian bagi ketahanan emiten sawit Grup Salim PT PP London Sumatera Indonesia Tbk. (LSIP) dan PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI). milik Grup Astra.

Harga crude palm oil (CPO) jatuh di tengah kekhawatiran rencana Indonesia meningkatkan kuota ekspornya. Di bursa berjangka Malaysia, harga CPO untuk kontrak Juli 2022 ditutup turun ke level 4.199 ringgit per ton pada perdagangan Selasa (5/7/2022). Angka itu menyusut 261 poin atau 5,85 persen dari penutupan sesi sebelumnya di level 4.460 ringgit per ton.

Adapun, untuk kontrak Agustus 2022, harga CPO mengalami penurunan 207 poin menjadi 4.193 ringgit per ton. Sedangkan untuk kontrak September 2022 terjadi koreksi 176 poin atau 4,05 persen ke level 4.174 ringgit.

Simak data lebih lengkap mengenai tren penurunan harga CPO selama tiga hari ke belakang di laman dataindonesia.id (https://dataindonesia.id/bursa-keuangan/detail/harga-cpo-lanjutkan-penurunan-tiga-hari-beruntun).

Tertekannya harga CPO merupakan dampak langsung dari prospek pemulihan produksi dan percepatan ekspor di Indonesia. Diketahui, melalui Peraturan Menteri Perdagangan No. 38/2022, pemerintah akan mengakselerasi proses distribusi CPO melalui ekspor.Dua faktor tersebut mendorong analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Juan Harahap menurunkan peringkat sektor CPO menjadi netral.

Dengan peraturan tersebut, produsen atau eksportir CPO di Indonesia tidak perlu memenuhi kuota domestik atau domestic market obligation (DMO). Namun, para eksportir dibebankan pajak ekspor sebesar US$200 per ton.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top