Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Direktur BEI: Dana IPO 27 Emiten pada 2022 Capai Rp19,4 Triliun

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan sepanjang tahun berjalan sebanyak 27 emiten baru telah masuk ke BEI dengan total dana Rp19,4 triliun.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 21 Juli 2022  |  11:15 WIB
Direktur BEI: Dana IPO 27 Emiten pada 2022 Capai Rp19,4 Triliun
Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022/2026. Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan sepanjang tahun berjalan sebanyak 27 emiten baru telah masuk ke BEI dengan total dana Rp19,4 triliun.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan 27 emiten baru sudah masuk sepanjang 2022 dengan penghimpunan dana Rp19,4 triliun.

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, sepanjang tahun berjalan sebanyak 27 emiten baru telah masuk ke BEI dengan total dana Rp19,4 triliun.

Jeffrey mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan jumlah dan kualitas perusahaan yang masuk ke bursa.

"Sosialisasi kepada perusahaan - perusahaan akan gencar dilakukan. Kami menginginkan BEI menjadi house of growth bagi para emiten," katanya dalam wawancara khusus dengan Bisnis, Kamis (21/7/2022).

Jeffrey melanjutkan, upaya tersebut sejalan dengan salah satu fokus utama BEI yaitu pendalaman pasar. Selain peningkatan jumlah emiten, BEI juga akan gencar meningkatkan jumlah investor pasar modal dan kapasitas infrastruktur perdagangan di bursa.

Selanjutnya, BEI juga berupaya meningkatkan perlindungan kepada investor secara sistematis. Sejumlah langkah yang telah dilakukan BEI dalam hal ini diantaranya adalah seperti pemberian notifikasi khusus kepada sebuah saham, pengumuman terkait aktivitas pasar tak wajar atau unusual market activity (UMA), dan lainnya.

"Pendampingan kepada para investor melalui program edukasi dan sosialisasi juga menjadi fokus kami," imbuhnya.

Kemudian, BEI juga akan semakin meningkatkan sinergi dan konektivitas dengan bursa regional. Menurut Jeffrey, BEI harus memiliki peranan yang lebih besar dari di tengah kondisi globalisasi yang pesat.

"Peran yang besar ini dapat dimulai dari tingkat regional," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia bei jeffrey hendrik ipo pasar modal
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top