Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NFC Indonesia NFCX Targetkan Produksi 10.000 Motor Listrik

Sat ini usaha patungan antara NFCX dan SiCepat, Volta, telah memiliki pabrik hingga ekosistem ganti baterai kendaraan listrik.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 13 Juli 2022  |  20:13 WIB
NFC Indonesia NFCX Targetkan Produksi 10.000 Motor Listrik
Direktur PT Volta Indonesia Semesta, Willty Awan didampingi Walikota Semarang Hendrar Prihadi (kedua kanan) dan Brand Ambassador Volta, Deddy Corbuzier (tengah) berfoto bersama seusai peresmian Pabrik Motor Listrik Volta di Kawasan Industri Candi Semarang, Kamis (11/11/2021). (Bisnis - Alif)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Grup MCAS, PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX) menargetkan dapat memproduksi sekitar 10.000 unit kendaraan motor listrik hingga akhir 2022.

Group Head Corporate Finance NFCX Stanley Tjiandra mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah memproduksi sekitar 2.000 motor listrik.

"NFC sendiri kami investasi di segmen motor listrik, kami kepemilikannya bersama dengan SiCepat, kepemilikan sekitar 30 persen dan sampai saat ini kami sudah deliver 2.000 motor. Kami harap bisa produksi sekitar 10.000 unit," ujar Stanley dalam paparan publik NFCX, Rabu (13/7/2022).

Sementara itu, CEO Volta Indonesia Iwan Suryaputra menuturkan, saat ini usaha patungan antara NFCX dan SiCepat, Volta, telah memiliki pabrik hingga ekosistem ganti baterai.

"Dari tahun ke tahun, transformasi ke motor listrik semakin besar. Potensi pasarnya besar, dan kami menyediakan sistem ganti baterai yang diperlukan," ucapnya.

Untuk mendukung pertumbuhan, NFCX menyiapkan anggaran belanja modal sekitar Rp200 miliar. Dana belanja modal ini rencananya akan berasal dari kas perusahaan.

Sementara itu, NFCX menargetkan peningkatan pendapatan Rp11 triliun pada tahun 2022, dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp8,9 triliun.

Stanley Tjiandra menuturkan, pihaknya menargetkan pendapatan sekitar Rp11 triliun pada 2022, atau tumbuh 24 persen dibandingkan tahun lalu.

"Target pendapatan 2022 sekitar Rp11 triliun, atau tumbuhnya kurang lebih 24 persen dibandingkan 2021," kata Stanley.

Dia melanjutkan, jika melihat performa kinerja NFCX di kuartal I/2022, menurutnya target ini dapat dicapai oleh NFCX. Pihaknya berharap dapat mempertahankan kinerja yang sama hingga akhir 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

MCAS nfc NFCX Sepeda Motor Listrik Kinerja Emiten SiCepat PT Volta Indonesia Semesta
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top