Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NFC Indonesia NFCX Targetkan Pendapatan Rp11 Triliun di 2022

Grup MCAS, NFC Indonesia Tbk. (NFCX) menargetkan peningkatan pendapatan menjadi Rp11 triliun pada tahun ini.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 13 Juli 2022  |  17:47 WIB
NFC Indonesia NFCX Targetkan Pendapatan Rp11 Triliun di 2022
Suasana penawaran umum perdana saham PT NFC Indonesia Tbk di Jakarta, Selasa (3/7/2018). Grup MCAS, NFC Indonesia Tbk. (NFCX) menargetkan peningkatan pendapatan menjadi Rp11 triliun pada tahun ini. - JIBI/Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX) menargetkan peningkatan pendapatan Rp11 triliun pada tahun 2022, dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp8,9 triliun.

Group Head Corporate Finance NFCX Stanley Tjiandra menuturkan, pihaknya menargetkan pendapatan sekitar Rp11 triliun pada 2022, atau tumbuh 24 persen dibandingkan tahun lalu.

"Target pendapatan 2022 sekitar Rp11 triliun, atau tumbuhnya kurang lebih 24 persen dibandingkan 2021," kata Stanley dalam paparan publik NFCX, Rabu (13/7/2022).

Dia melanjutkan, jika melihat performa kinerja NFCX di kuartal I/2022, menurutnya target ini dapat dicapai oleh NFCX. Pihaknya berharap dapat mempertahankan kinerja yang sama hingga akhir 2021.

Untuk mendukung pertumbuhan ini, NFCX menyiapkan anggaran belanja modal sekitar Rp200 miliar. Dana belanja modal ini rencananya akan berasal dari kas perusahaan.

"Capex sekitar Rp200 miliar sumbernya masih dari internal karena kami punya kas masih cukup," ucapnya.

Adapun, NFCX telah melakukan realisasi belanja modal sekitar sepertiga dari total Rp200 miliar hingga akhir kuartal I/2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nfc NFCX Kinerja Emiten MCAS
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top