Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Calon Emiten Kontruksi Ini Tawarkan Harga IPO Rp120-130 per Saham

Calon emiten kontruksi PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. (KRYA) akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.
Ilustrasi proyek konstruksi. Calon emiten kontruksi PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. (KRYA) akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. /Kementerian PUPR
Ilustrasi proyek konstruksi. Calon emiten kontruksi PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. (KRYA) akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. /Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAKARTA - Calon emiten kontruksi PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. (KRYA) menawarkan saham di rentang Rp120-Rp130 pada masa penawaran awal atau book building sebelum IPO.

Dalam penawaran umum perdana saham atau IPO, Bangun Karya Perkasa Jaya menawarkan sebanyak-banyaknya 325 juta saham atau 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor. Nilai nominal Rp25 dengan rentang penawaran Rp120-Rp130.

"Jumlah penawaran umum saham perdana ini adalah sebanyak-banyaknya Rp42,25 miliar," tulis manajemen Bangun Karya dalam prospektusnya, Kamis (30/6/2022).

Bersamaan dengan Penawaran Umum Saham Perdana, Bangun Karya Perkasa Jaya juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 162,5 juta Waran Seri I atau sebesar 12,50 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Saham Perdana ini disampaikan.

Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham yang ditawarkan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang Saham Yang Ditawarkan pada Tanggal Penjatahan.

Jadwal IPO dan Waran Bangun Karya Perkasa Jaya

Perkiraan Masa Penawaran Awal : 30 Juni – 6 Juli 2022

Perkiraan Tanggal Efektif : 15 Juli 2022

Perkiraan Masa Penawaran Umum Perdana Saham : 19 – 21 Juli 2022-

Perkiraan Tanggal Penjatahan Saham : 21 Juli 2022

Perkiraan Tanggal Distribusi Saham dan Waran Seri I Secara Elektronik : 22 Juli 2022

Perkiraan Tanggal Pencatatan Saham dan Waran Seri I pada Bursa Efek Indonesia : 25 Juli 2022

Perkiraan Awal Perdagangan Waran Seri I : 25 Juli 2022

Perkiraan Akhir Perdagangan Waran Seri I

- Pasar Reguler & Negosiasi : 21 Juli 2023

- Pasar Tunai : 24 Juli 2023

Perkiraan Awal Pelaksanaan Waran Seri I : 25 Januari 2023

Perkiraan Akhir Pelaksanaan Waran Seri I : 25 Juli 2023

Bangun Karya Perkasa Jaya didirikan pada tahun 2007 sebagai perusahaan konstruksi nasional yang berkembang pesat yang bergerak dibidang konstruksi baja dan konstruksi umum seperti infrastuktur jalan, jembatan, dermaga serta berpengalaman lebih dari 15 tahun.

Dalam 15 tahun sejak pendirian, Bangun Karya Perkasa Jaya telah menjadi mitra dengan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara/Daerah dan telah dipercaya mengerjakan lebih dari 200 proyek yang berada di berbagai lokasi di Indonesia.

Bangun Karya Perkasa Jaya telah memiliki Sertifikat Izin Usaha Jasa Kontruksi dengan Sertifikasi Badan Usaha Jasa Pelaksanaan Kontruksi kualifikasi besar. Dengan klasifikasi ini, KRYA dianggap mampu untuk mengerjakan proyek-proyek dengan kriteria risiko tinggi, berteknologi tinggi dan berbiaya besar.

Di tahun 2016, Bangun Karya Perkasa Jaya meraih sertifikasi ISO 9001 dengan Nomor 73428/B/0001/UK/En tanggal 14 Januari 2016 dan ISO 14001 dengan Nomor 73428/C/0001/UK/En tanggal 3 Februari 2016 serta ditahun 2019 meraih ISO 45001 dengan Nomor 73428/D/0001/UK/En tanggal 16 Januari 2019, ketiga sertifikasi ISO tersebut berlaku hingga tahun 2025.

Dalam menjalankan kegiatan usahanya Bangun Karya Perkasa Jaya memiliki visi “menjadi perusahaan kontruksi terdepan dan terpercaya serta berkarakter dengan pelayanan inovatif, komunikatif disertai kepedulian dan komitmen yang tinggi kepada klien.”

Keunggulan kompetitif dari Bangun Karya Perkasa Jaya adalah : 1. Memberikan pelayanan design and build untuk semua kebutuhan layanan konstruksi. 2. Memiliki workshop terintegrasi lengkap antara lain sandblasting, painting, fabrication dan transportation. 3. Memiliki tenaga-tenaga ahli dibindangnya dan berpengalaman lebih dari 15 tahun. 4. Memiliki mesin bor pondasi sendiri 5. Cakupan wilayah pembangunan diseluruh Indonesia. 6. Memiliki anak perusahaan dibidang pengembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper