Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Habco Trans Maritima HATM IPO Tawarkan Harga Rp150-Rp250, Cek Jadwalnya!

Habco Trans Maritima HATM, calon emiten pelayaran, akan melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 29 Juni 2022  |  09:57 WIB
Habco Trans Maritima HATM IPO Tawarkan Harga Rp150-Rp250, Cek Jadwalnya!
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Habco Trans Maritima HATM, calon emiten pelayaran, akan melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Habco Trans Maritima Tbk. (HATM) akan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia dengan harga penawaran Rp150-Rp250.

Berikut Jadwal IPO Habco Trans Maritima HATM

Tanggal Penawaran awal (Book building) : 29 Juni 2022 – 1 Juli 2022

Tanggal Efektif : 12 Juli 2022

Masa Penawaran : 14 Juli 2022 – 19 Juli 2022

Tanggal Penjatahan : 19 Juli 2022

Tanggal Ditribusi Saham Secara Elektronik : 20 Juli 2022

Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia : 21 Juli 2022

Habco Trans Maritima memiliki spesialisasi dalam operasional kapal bulk carrier, adalah salah satu anak usaha dari PT Habco Primatama dan merupakan bagian dari solusi maritim terintegrasi.

Didukung dengan 3 armada kapal bulk carrier, HATM telah berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp252 miliar dan laba usaha sebesar Rp90,1 miliar pada 2021 lalu. Pada 2022, HATM berencana melakukan IPO untuk meningkatkan modal serta mendukung kegiatan usaha perseroan.

Direktur Utama Habco Trans Maritima Andrew Kam mengatakan perseroan sebelumnya merupakan divisi internal Habco Primatama yang mengoperasikan kapal bulk carrier. HATM kemudian didirikan pada 2019 sebagai bentuk dedikasi dalam layanan kapal bulk carrier secara spesifik.

"Penawaran umum perdana saham ini merupakan langkah pengembangan HATM selanjutnya agar dapat menyeimbangi permintaan pasar. Pada 2021, utilisasi armada kapal bulk carrier HATM hampir mencapai kapasitas penuh," urainya dikutip Selasa (28/6/2022).

Adapun, hasil dana IPO tersebut akan digunakan HATM untuk dapat membeli armada kapal bulk carrier baru sejalan dengan pertumbuhan permintaan pasar atas jasa pengangkutan.

HATM berencana untuk menawarkan sebanyak-banyaknya 1.220.000.000 saham dengan kisaran harga Rp150 sampai dengan Rp250 sehingga total dana segar yang akan didapat dari penawaran awal ini maksimal Rp305 miliar.

Bersamaan dengan Konversi Hutang dan Program ESA yang akan dijalankan, total dana hasil IPO kemudian akan menjadi maksimal Rp350 miliar.

"Selain daripada pengembangan armada kapal bulker, dengan go public ini juga akan mendukung reputasi HATM untuk dapat bersaing dipasar regional dan internasional," ujar Hasanul Arifin Hasibuan selaku Komisaris Utama HATM.

Induk Usaha HATM, PT Habco Primatama sudah berdiri sejak 1991 dan telah mengembangkan usaha pengangkutan kapal laut dari hulu ke hilirnya. Layanan Habco Group memiliki fokus pada logistik maritim yang termasuk namun tidak terbatas pada kapal tongkang, stevedoring, floating crane, docking, dan galangan kapal.

IPO ini dinilai sejalan dengan pemulihan kondisi ekonomi global  pascacovid-19 yang sudah mengarah kepada status endemi, roda rantai pasokan kembali beroperasional sejalan dengan kebutuhan aktivitas ekonomi.

"Ketersediaan pasokan bahan baku dan material memiliki peran penting dalam menjaga skalabilitas produksi dalam beragam sektor bisnis dan usaha. Ketepatan waktu dalam layanan logistik menjadi salah satu kunci kesuksesan kegiatan operasional banyak industri," jelas Hasanul. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia ipo emiten pelayaran Habco Trans Maritima HATM
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top