Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Emas Anjlok, Tertekan Dolar AS dan Kekhawatiran Resesi

Harga emas berjangka ditutup melemah karena investor berlari ke dolar AS menyusul kekhawatiran bahwa kebijakan the Fed yang agresif dapat menyeret ekonomi AS ke jurang resesi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Juni 2022  |  05:37 WIB
Harga Emas Anjlok, Tertekan Dolar AS dan Kekhawatiran Resesi
Ilustrasi emas batangan. Harga emas berjangka ditutup melemah karena investor berlari ke dolar AS menyusul kekhawatiran bahwa kebijakan the Fed yang agresif dapat menyeret ekonomi AS ke jurang resesi. - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas melemah pada pada akhir perdagangan Selasa (28/6/2022) menyusul penguatan dolar AS di tengah kekhawatiran bahwa kebijakan pengetatan moneter Federal Reserve yang agresif akan menyeret AS ke jurang resesi.

Harga emas berjangka Comex New york untuk pengiriman Agustus ditutup melemah 3,6 pin atau 0,2 persen ke level US$1.821,20 per troy ounce, memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut.

Sementara itu, dolar AS menguat pada Selasa karena pelaku pasar melarikan diri dari aset-aset berisiko ke mata uang safe haven di tengah kekhawatiran resesi ekonomi.​​​​​​​

"Komoditas-komoditas semakin ditakuti oleh hantu resesi dengan ketakutan resesi mendorong penurunan secara keseluruhan," kata kepala strategi komoditas Saxo Bank Ole Hansen, dilansir Antara, Rabu (29/6/2022).

Pejabat Federal Reserve pada Selasa menjanjikan kenaikan suku bunga cepat lebih lanjut untuk menurunkan inflasi yang tinggi, tetapi mendorong kembali meningkatnya kekhawatiran di kalangan investor dan ekonom bahwa biaya pinjaman yang lebih tinggi akan memicu resesi.

Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan banyak yang khawatir bahwa bank sentral bertindak terlalu agresif dan mungkin mendorong ekonomi ke dalam resesi.

"Saya sendiri khawatir jika tidak terkendali, inflasi akan menjadi kendala dan ancaman utama bagi ekonomi AS dan ekspansi yang berkelanjutan," ungkapnya.

Sementara itu, lembaga riset The Conference Board melaporkan pada Selasa (28/6) bahwa indeks kepercayaan konsumen AS merosot ke 98,7 pada Juni dari 103,2 pada Mei, penurunan bulanan kedua berturut-turut dan level terendah sejak Februari 2021, memberikan dukungan terbatas untuk emas.

Indeks NSA Harga Rumah Nasional AS dari S&P CoreLogic Case-Shiller, yang mencakup sembilan divisi sensus AS, melaporkan kenaikan tahunan 20,4 persen pada April, turun dari 20,6 persen di bulan sebelumnya.

Harga emas telah terjebak dalam kisaran US$1.800 hingga US$1.880 sejak pertengahan Mei.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas Harga Emas Hari Ini Kebijakan The Fed harga emas comex the fed
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top