Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nusantara Pelabuhan Handal (PORT) Berbalik Laba di Kuartal I/2022

Laba bersih emiten pelabuhan swasta ini hingga Maret 2022 tercatat sebesar Rp5,6 miliar, dari yang sebelumnya PORT membukukan rugi bersih sebesar Rp10,1 miliar pada kuartal I/2021.
Direktur PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (NPH) Harry Zulnardy (dari kiri), Direktur Utama Paul Krisnadi, Komisaris Utama Agus Suhartono, Komisaris Independen Eddy Kuntadi dan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio mengamati layar monitor pergerakan harga saham saat pencatatan saham perdana PT NPH di Jakarta, Kamis (16/3)./JIBI-Dedi Gunawan
Direktur PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (NPH) Harry Zulnardy (dari kiri), Direktur Utama Paul Krisnadi, Komisaris Utama Agus Suhartono, Komisaris Independen Eddy Kuntadi dan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio mengamati layar monitor pergerakan harga saham saat pencatatan saham perdana PT NPH di Jakarta, Kamis (16/3)./JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pengelola pelabuhan swasta, PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. (PORT), berhasil membalikkan posisi rugi bersih menjadi laba pada kuartal I/2022.

Laba bersih emiten berkode PORT ini hingga Maret 2022 tercatat sebesar Rp5,6 miliar, dari yang sebelumnya PORT membukukan rugi bersih sebesar Rp10,1 miliar pada kuartal I/2021.

Selain itu, dari sisi pendapatan, PORT juga berhasil meraih pertumbuhan sekitar 4 persen menjadi Rp278,7 miliar dari yang sebelumnya tercatat sebesar Rp267 miliar di kuartal I/2021.

Direktur Utama Nusantara Pelabuhan Handal Paul Krisnadi mengatakan hasil kuartal pertama 2022 cukup memuaskan.

"Aktivitas bongkar muat di terminal kami masih stabil, bahkan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021 ada sedikit perbaikan di tahun ini," jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (30/5/2022).

Sementara dari jasa layanan pemeliharaan juga mengalami peningkatan yang cukup mencapai 18 persen secara quarter on quarter (QoQ). Dia mengharapkan dapat mempertahankan bahkan mencatatkan kinerja yang lebih baik hingga akhir tahun 2022.

Sebelumnya, dalam rangka mempersingkat waktu penyelesaian dokumentasi pengambilan dan pengiriman peti kemas ke pelabuhan, PORT telah memanfaatkan digitalisasi pelayanan di wilayah operasionalnya.

Melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi tersebut, PORT dapat semakin mempersingkat waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian dokumentasi dengan pihak terkait termasuk Bea dan Cukai dan pembayaran biaya-biaya terkait.

Lebih lanjut, Paul menjelaskan bahwa optimalisasi dan digitalisasi bisnis sudah mulai diterapkan Perseroan dalam rangka untuk meningkatkan efisiensi industri terminal petikemas dan logistik, sehingga dapat menyingkat waktu dan menyederhanakan proses.

Dengan didukung oleh teknologi dan digitalisasi, saat ini dwelling time pada pelabuhan PORT secara umum tidak melebihi dari 3 hari.

“Kami akan terus meningkatkan pemanfaatan teknologi dan digitalisasi dalam kegiatan usaha PORT, baik secara bisnis maupun internal perusahaan. Hal ini sejalan dengan upaya kami dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi secara berkesinambungan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper