Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasil Lelang Sukuk Negara Hari Ini, Penawaran Masuk Rp17,02 Triliun

Jumlah lelang SBSN kali ini tercatat naik 125,73 persen jika dibandingkan dengan jumlah penawaran lelang 19 April lalu.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 17 Mei 2022  |  19:01 WIB
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo

Bisnis.com, JAKARTA – Lelang surat berharga syariah negara atau sukuk negara, Selasa (17/5/2022), menghasilkan penawaran masuk senilai Rp17,02 triliun, lebih tinggi jika dibandingkan penawaran sukuk sebelumnya.

Berdasarkan siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pemerintah hari ini kembali melakukan lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara.

Hasilnya, total penawaran yang masuk senilai Rp17,02 triliun untuk enam seri SBSN yang terdiri atas satu surat perbendaharaan negara syariah (SPN-S) dan lima project based sukuk (PBS).

Jumlah lelang kali ini tercatat naik 125,73 persen jika dibandingkan dengan jumlah penawaran lelang 19 April lalu yang mencetak rekor terendah sepanjang tahun 2022 yaitu sebanyak Rp7,54 triliun.

Pada lelang kali ini, hasil penawaran masuk terbanyak tercatat pada seri SPNS15112022 dengan jatuh tempo 15 November 2022 dengan total Rp6,08 triliun. Dari penawaran yang masuk, yield atau imbal hasil rerata tertimbang yang dimenangkan sebesar 2,47 persen dengan jumlah nominal dimenangkan Rp250 miliar.

Seri selanjutnya yang paling diincar oleh investor yakni PBS029 yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034 dengan total penawaran masuk Rp3,35 triliun. Yield rerata tertimbang yang dimenangkan 7,05 persen dengan jumlah nominal yang dimenangkan Rp1,45 triliun. Seri ini merupakan jumlah dimenangkan terbanyak dari enam seri SBSN lainnya.

Adapun, total nominal yang dimenangkan dari keenam seri yang ditawarkan senilai Rp4,28 triliun, lebih rendah dari target indikatif pemerintah yaitu sebesar Rp9 triliun. Sementara hasil lelang dua minggu sebelumnya pemerintah memenangkan penawaran sebanyak Rp2,01 triliun, yang juga dibawah target indikatifnya.

Berikut daftar hasil Lelang SUN pada Selasa (17/5/2022):

Seri

Jatuh Tempo

Penawaran Masuk

Jumlah Dimenangkan

Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan

SPNS15112022

15 November 2022

Rp6,08 triliun

Rp125 miliar

2,47%

PBS031

15 Juli 2024

Rp2,87 triliun

-

-

PBS032

15 Juli 2026

Rp1,26 triliun

Rp545 miliar

6,24%

PBS029

15 Maret 2034

Rp3,36 triliun

Rp1,45 triliun

7,05%

 

PBS034

15 Juni 2039

Rp2,47 triliun

Rp1,23 triliun

7,25%

PBS033

15 Juni 2047

Rp993 miliar

Rp802 miliar

7,25%

 

Sebagai tindak lanjut lelang SBSN tanggal 17 Mei 2022 dan sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor 195/PMK.08/2020 tentang Lelang Surat Berharga Syariah Negara di Pasar Perdana Domestik, pemerintah akan melaksanakan lelang SBSN tambahan (greenshoe option) pada Rabu (18/5/2022) besok pukul 09.00 - 10.00 WIB.

Adapun seri yang ditawarkan pada lelang tambahan ini adalah sebagai berikut:

Seri

PBS032

PBS029

PBS034

PBS033

Jatuh Tempo

15 Juli 2026

15 Maret 2034

15 Juni 2039

15 Juni 2047

WAY

6,24%

7,05%

7,25%

7,25%

Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat utang negara lelang sun kementerian keuangan sbsn djppr
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top