Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adaro (ADRO) Perpanjang Lagi Buyback Rp4 Triliun hingga Juni 2022

Adaro Energy (ADRO) memperpanjang pembelian kembali saham atau buyback hingga Rp4 triliun.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 22 Maret 2022  |  21:19 WIB
Adaro (ADRO) Perpanjang Lagi Buyback Rp4 Triliun hingga Juni 2022
Kegiatan pertambangan batu bara di wilayah operasional PT Adaro Energy Tbk. - adaro.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) mengumumkan memperpanjang waktu pembelian saham kembali (buyback) senilai Rp4 triliun hingga 21 Juni 2022.

Sekretaris Perusahaan Adaro Energy Mahardika Putranto menjelaskan merujuk pada surat perseroan nomor AE/173/XII-21/MP/aps perihal Laporan Informasi atau Fakta Material Perseroan sehubungan dengan perpanjangan periode Pembelian Kembali Saham Perseroan, perseroan akan memperpanjang jangka waktu pembelian kembali saham selama 3 bulan.

"Perseroan bermaksud melakukan perpanjangan kembali selama 3 bulan sejak tanggal keterbukaan informasi ini, karena akan berakhirnya buyback saham perseroan pada 23 Maret 2022," kata Mahardika dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/3/2022).

Selain itu, Mahardikan mengatakan masih terdapat sejumlah saham yang dapat dibeli kembali oleh perseroan dari ketentuan jumlah maksimal pembelian kembali saham sebagaimana diatur POJK Nomor 2/2013 tentang Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan Oleh Emiten atau Perusahaan Publik Dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan.

Perseroan berkeyakinan pelaksanaan pembelian kembali saham ADRO tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan, karena saldo laba dan arus kas perseroan yang tersedia saat ini sangat mencukupi kebutuhan dana pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan.

Sebagaimana diketahui, Adaro melakukan buyback saham Rp4 triliun. ADRO juga menyatakan rencana buyback tidak akan melebihi 20 persen dari modal disetor dan tetap menjaga jumlah saham beredar di publik (free float) sebesar 7,5 persen.

Rencana buyback pertama kali dilakukan perseroan sejak 27 September 2021 hingga 26 Desember 2021. Lalu, perseroan kembali memperpanjang masa buyback selama tiga bulan dari 24 Desember 2021 hingga 23 Maret 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Buyback adaro adaro energy adro buyback saham
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top