Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Adaro Minerals (ADMR) Mau RUPS, Sinyal Kasih Dividen Perdana

Mulai tahun 2021, manajemen Adaro Minerals merencanakan rasio pembayaran dividen sampai dengan 45 persen dari laba bersih konsolidasi setiap tahunnya.
Jajaran komisaris dan direksi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR), perusahaan pertama yang listing di Bursa Efek Indonesia pada 2022, tepatnya pada Senin (3/1/2022). Istimewa
Jajaran komisaris dan direksi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR), perusahaan pertama yang listing di Bursa Efek Indonesia pada 2022, tepatnya pada Senin (3/1/2022). Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten batu bara anak usaha PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Investor tentunya berharap kucuran dividen perdana ke pemegang saham publik.

Manajemen ADMR mengumumkan akan mengadakan RUPST pada Selasa, 26 April 2022 pukul 09.00 WIB – selesai.

"Pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam Rapat adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 1 April 2022 sampai dengan pukul 16:00 WIB," papar manajemen ADMR.

Meski belum mengumumkan agenda RUPST, investor tentunya berharap akan adanya kucuran dividen sesuai prospektus IPO perseroan. ADMR listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 3 Januari 2022, emiten baru pertama tahun ini.

Pada 2021, ADMR membukukan pendapatan usaha Rp460,17 miliar, melonjak 273 persen year on year (yoy) dari sebelumnya Rp123,3 miliar pada 2020.

Adaro Minerals pun membukukan laba bersih Rp155,11 miliar pada 2021, berbalik positif setelah rugi bersih Rp28,28 miliar pada 2020.

Dengan estimasi rasio dividen 45 persen dari laba bersih, maka ADMR berpeluang memberikan dividen Rp69,8 miliar.

Mengutip prospektus ADMR, berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar, apabila Adaro Minerals membukukan laba bersih pada suatu tahun buku, maka dapat membagikan dividen kepada pemegang saham berdasarkan rekomendasi dari Direksi dengan persetujuan RUPS.

"Perseroan hanya dapat membagikan dividen apabila Perseroan mempunyai saldo laba yang positif," seperti dikutip dari prospektus.

Ada 4 pertimbangan manajemen Adaro Minerals dalam memberikan dividen. Pertama, hasil operasi, arus kas, kecukupan modal dan kondisi keuangan dari ADMR dan perusahaan anak dalam rangka mencapai tingkat pertumbuhan yang optimal di masa yang akan datang.

Kedua, kewajiban pemenuhan pembentukan dana cadangan. Ketiga, kewajiban-kewajiban ADMR dan perusahaan anak berdasarkan perjanjian-perjanjian dengan pihak ketiga (termasuk kreditur).

Keempat, kepatuhan pada hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan persetujuan dari RUPS. Mulai tahun 2021 manajemen Adaro Minerals merencanakan rasio pembayaran dividen sampai dengan 45 persen dari laba bersih konsolidasi setiap tahunnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper