Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BEI Tetapkan UMA Saham ADMR dan CMPP, Masih Melesat dong

Meski mendapat cap UMA dari BEI, saham ADMR dan CMPP masih melesat dobel digit pagi ini.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 11 Januari 2022  |  10:04 WIB
Ilustrasi proyek PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR), anak usaha PT Adaro Energy Tbk. (ADRO).
Ilustrasi proyek PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR), anak usaha PT Adaro Energy Tbk. (ADRO).

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia memberikan cap unusual market activity (UMA) kepada saham ADMR dan CMPP pada Senin (10/1/2022).

ADMR adalah PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) yang menjadi anak usaha Adaro Energy. Sementara CMPP merupakan kode emiten PT AirAsia Indonesia Tbk., unit usaha penerbangan Grup Air Asia.

Sebagai informasi, unusual market activity adalah aktivitas perdagangan atau pergerakan harga suatu Efek yang tidak biasa pada kurun waktu tertentu.

Bursa menyatakan Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Informasi terakhir mengenai CMPP adalah informasi tanggal 4 Januari 2022 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia terkait laporan informasi atau fakta material keterbukaan informasi pencabutan penghentian sementara perdagangan efek perseroan dan laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Adapun, Informasi terakhir mengenai ADMR adalah informasi tanggal 5 Januari 2022 yang dipublikasikan terkait laporan informasi atau fakta material tanggapan atas permintaan penjelasan pemberitaan media massa terkait larangan ekspor batu bara.

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham CMPP dan ADMR tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulis Bursa dikutip Selasa (11/1/2022).

Oleh karena itu, investor diharapkan untuk:

a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa;
b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya;
c. Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS;
d. Mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Sementara itu, pada perdagangan Selasa (11/1/2022) pukul 09.54 WIB, saham ADMR melesat 24,47 persen atau 116 poin menjadi Rp590. Saham CMPP naik 20,85 persen atau 88 poin menuju Rp510.

Saham ADMR melesat tinggi setelah listing di BEI pada 3 Januari 2022 dengan harga pelaksanaan Rp100. Adapun, saham CMPP naik 174,46 persen sepanjang 2022.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bursa efek indonesia airasia unusual market activity Adaro Minerals Indonesia
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top