Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bundamedik (BMHS) Akuisisi RSIA Azzahra di Palembang, Rogoh Rp53 Miliar

Kini emiten berkode saham BMHS menjadi pengendali penuh operasional RSIA Azzahra di Palembang.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 30 Desember 2021  |  19:33 WIB
Bundamedik melakukan penandatanganan atas aksi akuisisi saham RSIA Azzahra - Dok.Perusahaan
Bundamedik melakukan penandatanganan atas aksi akuisisi saham RSIA Azzahra - Dok.Perusahaan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bundamedik Tbk (BMHS) melebarkan ekspansi ke wilayah Palembang dengan melakukan akuisisi PT Pintu Ilmu sebesar Rp53 miliar. Pintu Ilmu adalah pemilik dan pengelola Rumah Sakit Ibu dan Anak Azzahra di Palembang.

Presiden Direktur BMHS Mesha Rizal Sini mengatakan aksi korporasi ini dilakukan dengan melakukan pembelian saham dan aset senilai Rp53 miliar yang telah ditempatkan dan disetorkan pada Pintu Ilmu. Dengan begitu BMHS menjadi pengendali penuh operasional RSIA Azzahra.

Mesha mengatakan dana akuisisi tersebut berasal dari kas internal.Sementara itu, Managing Director BMHS Yudiyantho mengatakan akuisisi Pintu Ilmu dilakukan dalam rangka ekspansi perusahaan.

Perseroan menargetkan dapat mewujudkan layanan ekosistem BMHS yang meliputi Diagnos Laboratorium, Morula IVF, Emergency Response, Bunda Global Pharma serta beberapa layanan kesehatan lainnya.

"Perbaikan infrastruktur dan fasilitas, pengembangan layanan kesehatan juga akan dilakukan secara bersamaan, dengan demikian RS Bunda Group dapat menerapkan standarisasi pelayanan kesehatan" ujarnya dalam keterangan resmi pada Kamis (30/12/2021).

Yudiyantho mengklaim lewat aksi korporasi BMHS itu, Palembang kini memiliki Rumah Sakit Ibu dan Anak dengan standar yang tinggi serta dapat menghadirkan layanan yang lengkap bagi wanita, ibu dan anak yang didukung dengan rekam jejak 48 tahun RS Bunda Group, memberikan layanan kesehatan di Indonesia.

Sebelumnya, Corporate Secretary Bundamedik menjelaskan rencana ekspansi perseroan masih sesuai ekspektasi dengan jumlah tempat tidur yang sudah ditingkatkan 32 persen hingga September 2021.

"Terkait ekspansi, secara grup pencapaian masih sesuai ekspektasi, dimana kapasitas melalui jumlah tempat tidur sudah kami tingkatkan sebanyak 32 persen sampai dengan September 2021 melalui pertumbuhan organik di RS yang sudah kami miliki," urainya kepada Bisnis, Minggu (12/12/2021).

Lebih lanjut, jumlah klinik satelit morula sudah mencapai hampir 50 klinik, dan jumlah outlet baru lab mencapai 15 laboratorium baru.

Di samping itu, BMHS menargetkan klinik BIC Denpasar di Bali yang sudah dibuka dan ditargetkan bisa beroperasi penuh sebagai Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) pada Desember 2021.

Untuk 2022, Bundamedik menargetkan setidaknya penambahan 2-3 rumah sakit baru, 2 klinik bayi tabung baru, dan 30 outlet lab baru.

"Beberapa rencana ekspansi melalui akuisisi dan greenfield juga masih kami proses dan diharapkan bisa diselesaikan segera," paparnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

akuisisi Emiten Rumah Sakit bundamedik
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top