Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jababeka (KIJA) Akan Terbitkan Global Bond Rp4,93 Triliun, RUPS Besok

Dana senilai US$350 juta itu akan digunakan oleh KIJA untuk melakukan penukaran atau pembelian kembali surat utang global perseroan.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 07 September 2021  |  16:05 WIB
Jababeka (KIJA) Akan Terbitkan Global Bond Rp4,93 Triliun, RUPS Besok
Kawasan Industri Jababeka di Cikarang, Kabupaten bekasi, Jawa Barat. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pengembang kawasan industri PT Jababeka Tbk. berencana menerbitkan obligasi global lewat entitas anak yaitu Jababeka International B.V. (JIBV) senilai US$350 juta untuk keperluan refinancing.

Nilai tersebut setara dengan Rp4,93 triliun, menggunakan kurs pada 31 Desember 2020 sebesar Rp14.105 per dolar AS.

Dalam keterbukaan informasi pada Senin (6/9/2021), emiten dengan kode saham KIJA ini mengumumkan perseroan berencana menerbitkan surat utang baru yang akan diterbitkan JIBC sebanyak-banyaknya US$350 juta atau dalam mata uang lain yang ditentukan oleh direksi perseroan.

Surat utang baru ini akan dijamin dengan jaminan perusahaan oleh perseroan maupun entitas anak penjamin.

“Pada tanggal keterbukaan informasi ini, belum terdapat informasi terkait dengan investor yagn akan membeli surat utang baru,” tulis Direktur Utama Jababeka T. Budianto Liman, dikutip Selasa (7/9/2021).

Adapun, dana senilai US$350 juta itu akan digunakan oleh KIJA untuk melakukan penukaran dan/atau pembelian kembali dan/atau pelunasan maupun pembayaran atas surat utang lama.

Surat utang lama itu diterbitkan oleh JIBV senilai US$300 juta dengan jatuh tempo pembayaran utang pokok pada 2023. Kupon ditetapkan sebesar 6,50 persen per tahun dengan menggunakan hukum negara bagian New York.

Apabila perseroan menerima sisa dana dari rencana transaksi penerbitan surat utang baru, maka sisa dana itu akan digunakan untuk pembayaran sebagian kewajiban utang perseroan lainnya.

Sampai saat ini, KIJA belum menentukan kewajiban utang perseroan mana yang akan dibayar apabila terdapat sisa dari penerbitan surat utang baru tersebut.

“Pembayaran pokok atas pinjaman-pinjaman perseroan, baik di tingkat perseroan maupun anak perusahaan perseroan akan membuat likuiditas perseroan menjadi lebih baik mengingat surat utang baru yang akan diterbitkan oleh perseroan memiliki jatuh tempo seluruhnya pada akhir periode surat utang baru tersebut,” tulis T. Budianto Liman.

Lebih lanjut, nilai emisi surat utang baru ini mencapai 78,86 persen dar nilai ekuitas KIJA per 31 Desember 2021 senilai Rp6,26 triliun. Dengan demikian, KIJA akan meminta restu pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk melancarkan aksi korporasi ini. RUPS akan diselenggarakan pada Rabu 8 September 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

global bond Aksi Korporasi jababeka
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top