Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kembali Cetak Rekor, Pemerintah Kumpulkan Penawaran Rp51,11 Triliun dari Lelang Sukuk Hari Ini

Lelang hari ini merupakan lelang sukuk negara ketigabelas di tahun 2021. 
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 13 Juli 2021  |  15:32 WIB
Kembali Cetak Rekor, Pemerintah Kumpulkan Penawaran Rp51,11 Triliun dari Lelang Sukuk Hari Ini
Ilustrasi Sukuk Negara Ritel. - JIBI/Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Lelang surat berharga syariah negara atau sukuk negara, Selasa (13/7/2021), menghasilkan penawaran masuk senilai Rp51,11 triliun.

Berdasarkan siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pemerintah telah melakukan lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara. Lelang hari ini merupakan lelang sukuk negara ketigabelas di tahun 2021. 

Hasilnya, total penawaran yang masuk senilai Rp51,11 triliun untuk enam seri SBSN yang terdiri atas 1 surat perbendaharaan negara syariah (SPN-S) dan lima project based sukuk (PBS). Jumlah tersebut kembali memecahkan rekor penawaran tertinggi sepanjang tahun 2021.

Sebelumnya, pada lelang 29 Juni lalu, pemerintah berhasil menghimpun dana penawaran sebanyak Rp48,68 triliun.

Hasil lelang menunjukkan penawaran terbanyak masuk untuk seri PBS027 yang jatuh tempo 15 Mei 2023 dengan total Rp15,45 triliun. Dari penawaran yang masuk, yield atau imbal hasil rerata tertimbang yang dimenangkan 4,27 persen dengan jumlah nominal dimenangkan Rp6,20 triliun.

Seri selanjutnya yang paling diincar oleh investor yakni PBS017 yang jatuh tempo 15 Oktober 2025 dengan total penawaran masuk Rp10,50 triliun. Yield rerata tertimbang yang dimenangkan 5,29 persen dengan jumlah nominal yang dimenangkan Rp2,40 triliun.

Selain itu, surat perbendaharaan negara syariah (SPN-S) mendapatkan penawaran terbanyak selanjutnya yaitu sebesar Rp8,11 triliun dengan yield rerata tertimbang yang dimenangkan 3,09 persen dengan jumlah nominal yang dimenangkan Rp1 triliun.

Adapun, total nominal yang dimenangkan dari kelima seri yang ditawarkan senilai Rp12,50 triliun, lebih tinggi dari target indikatif pemerintah yaitu sebanyak Rp11 triliun. 

 

Berikut hasil lelang yang dilaksanakan pada Selasa (13/7/2021):

Seri

Jatuh Tempo

Penawaran Masuk

Jumlah Dimenangkan

Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan

SPNS14012022

14 Januari 2022

Rp8,11 triliun

Rp1,00 triliun

3,09%

PBS027

15 Mei 2023

Rp15,45 triliun

Rp6,50 triliun

4,27%

PBS017

15 Oktober 2025

Rp10,50 triliun

Rp2,4 triliun

5,29%

PBS029

15 Maret 2034

Rp8,63 triliun

Rp1,05 triliun

6,55%

 

PBS004

15 Februari 2037

Rp3,09 triliun

 

-

-

PBS028

15 Oktober 2046

Rp5,34 triliun

Rp1,85 triliun

7,23 %

 

Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sukuk negara surat berharga syariah negara lelang sukuk
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top