Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

10 Saham Top Losers 29 Maret-1 April 2021, AGRS Anjlok 24,90 Persen

Harga saham emiten perbankan ini anjlok 24,90 persen, dari harga Rp498 ke Rp374 per saham dalam sepekan.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 02 April 2021  |  08:13 WIB
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) menjadi saham dengan koreksi terdalam pada daftar perdagangan satu pekan, 29 Maret–1 April 2021.

Berdasarkan data dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (2/4/2021), harga saham emiten perbankan ini anjlok 24,90 persen, dari harga Rp498 ke Rp374 per saham.

Menyusul di belakang adalah PT Bank Mayapada Internasional Tbk. (MAYA) yang anjlok 24,84 persen. Harga saham emiten tersebut ditutup pada level Rp2.420 per lembar saham setelah mengawali pekan perdagangan di posisi Rp3.220.

Selanjutnya adalah saham PT Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA) yang terkoreksi 24,75 persen, diikuti PT Cahaya Bintang Medan Tbk. (CBMF) dengan pelemahan 24,28 persen, dan saham PT Bank Harda Internasional Tbk. (BBHI) yang juga turun 24,28 persen dalam 4 hari perdagangan melengkapi 5 besar saham boncos pekan ini.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah 2,97 persen sepanjang perdagangan 29 Maret – 1 April 2021 ke level 6.011,46 dari posisi 6.195,56 pada penutupan perdagangan pekan sebelumnya.

Adapun pada penutupan perdagangan Kamis (1/4/2021), IHSG parkir di level 6.011,456, naik 0,43 persen. Sepanjang perdagangan, IHSG cukup berfluktuatif, bergerak di kisaran 5.988,023 hingga 6.020,164.

Investor asing pada Kamis mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,168 triliun, sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp10,695 triliun.

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan kapitalisasi pasar modal Indonesia juga mengalami perubahan 2,85 persen selama sepekan menjadi Rp7.101,430 triliun dibandingkan pekan sebelumnya yang berada pada posisi Rp7.309,902 triliun.

“Sedangkan untuk rata-rata frekuensi harian turut mengalami perubahan sebesar 8,96 persen menjadi 1.003.634 kali transaksi dibandingkan pada penutupan pekan sebelumnya yang mencatatkan 1.102.435 kali transaksi,” ungkap Yulianto dalam keterangan resmi, Kamis (1/4/2021).

Perubahan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian sebesar 12,51 persen menjadi 13,695 miliar saham dari 15,653 miliar saham sepekan yang lalu.

10 Saham Top Losers 29 Maret-1 April 2021

EmitenHarga Pekan LaluHarga Pekan IniPerubahan (persen)
Bank IBK Indonesia Tbk.498374-24,90%
Bank Mayapada Internasional Tbk.3.2202.420-24,84%
Bank Bumi Arta Tbk.2.0201.520-24,75%
Cahaya Bintang Medan Tbk.346262-24,28%
Bank Harda Internasional Tbk.1.3801.045-24,28%
Bank Maspion Indonesia Tbk.805610-24,22%
Bank QNB Indonesia Tbk.276210-23,91%
Bank Ganesha Tbk.156119-23,72%
Cardig Aero Services Tbk.416330-20,67%
Prima Cakrawala Abadi Tbk.298240-19,46%

Sumber: Bursa Efek Indonesia 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI top losers
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top