Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa Kasih Warning Saham ZBRA, Manajemen Beri Penjelasan

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan telah terjadi Unusual Market Activity terhadap saham Zebra Nusantara.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 25 Maret 2021  |  20:14 WIB
Rudy Tanoesoedibjo, saat masih menjabat sebagai Direktur Utama PT MNC Sky Vision Tbk. (kanan), didampingi direksi lainnya memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan seusai rapat umum pemegang saham tahunan kedua dan luar biasa kedua di Jakarta, Senin (23/5/2016). Dalam rapat tersebut antara lain menyetujui perubahan susunan direksi dan komisaris.  - Bisnis.com
Rudy Tanoesoedibjo, saat masih menjabat sebagai Direktur Utama PT MNC Sky Vision Tbk. (kanan), didampingi direksi lainnya memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan seusai rapat umum pemegang saham tahunan kedua dan luar biasa kedua di Jakarta, Senin (23/5/2016). Dalam rapat tersebut antara lain menyetujui perubahan susunan direksi dan komisaris. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten transportasi PT Zebra Nusantara Tbk. (ZBRA) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai kenaikan harga sahamnya yang cukup tinggi selama beberapa pekan terakhir.

Corporate Secretary Zebra Nusantara Wijiningsih mengungkapkan tidak memiliki informasi material yang belum diumumkan kepada publik terkait proses pengambilalihan saham.

"Sampai dengan saat ini perseroan belum memiliki perkembangan terkini terkait informasi material yang diumumkan kepada publik selain informasi yang diumumkan dalam pengumuman pengambilalihan ZBRA oleh PT Trinity Healthcare tertanggal 9 Maret 2021," jelasnya, Kamis (25/3/2021).

Pada perdagangan Kamis (25/3/2021), harga saham ZBRA turun 3,45 persen ke level Rp392. Kendati turun, sepanjang tahun berjalan harganya meningkat 240,87 persen dengan kapitalisasi pasar Rp335,6 miliar.

Sejak pengumuman pengambilalihan tersebut pada 9 Maret 2021, harga sahamnya meningkat hingga 476,47 persen atau 324 poin dari harga pembukaan pada tanggal tersebut Rp68.

Perseroan juga menegaskan informasi yang menyangkut perusahaan tercatat yang bereda sebagai rumor atau beredar di media massa adalah benar selama informasi tersebut tidak menyimpang dari pengumuman akuisisi tersebut.

Di sisi lain, Rudy Tanoesoedibjo menambah kepemilikan sahamnya di PT Zebra Nusantara Tbk. (ZBRA) pada Selasa (23/3/2021).

Dalam suratnya ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rudy melaporkan dirinya membeli 14.452.200 atau 14,52 juta saham ZBRA dengan harga Rp362. Total transaksi pun mencapai Rp5,23 miliar.

"Setelah transaksi, kepemilikan Rudy di ZBRA naik menjadi 15.482.300 atau 15,48 juta saham, yang setara dengan 1,82 persen," paparnya, Rabu (24/3/2021).

Sebelum transaksi, kakak kandung dari Bos Grup MNC Hary Tanoesoedibjo itu, memegang 0,12 persen atau 1,03 juta saham ZBRA.

Zebra Nusantara memang resmi memiliki pemegang saham pengendali baru. Perseroan telah diakuisisi 51 persen kepemilikan sahamnya oleh PT Trinity Healthcare (THC), perusahaan milik Rudy, dan siap melakukan pengalihan kuasa.

Direktur Utama Zebra Mulyadi mengatakan direksi ZBRA dalam hal ini memberikan kuasa kepada Rudy Tanoesoedibjo untuk melakukan tindakan operasional perusahaan dalam rangka pengembangan bisnis perseroan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia rudy tanoesoedibjo unusual market activity zebra nusantara
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top