Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Resmi Diakuisisi Rudy Tanoesoedibjo, Manajemen Zebra (ZBRA) Berikan Kuasa

Direksi Zebra Nusantara memberikan kuasa kepada Rudy Tanoesoedibjo untuk melakukan tindakan operasional perusahaan dalam rangka pengembangan bisnis perseroan.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 19 Maret 2021  |  14:54 WIB
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/3/2021). Bisnis - Abdurachman
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/3/2021). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten transportasi, PT Zebra Nusantara Tbk. (ZBRA) resmi memiliki pemegang saham pengendali baru. Perseroan telah diakuisisi 51 persen kepemilikan sahamnya oleh PT Trinity Healthcare (THC) dan siap melakukan pengalihan kuasa.

Direktur Utama Zebra Nusantara Mulyadi mengatakan direksi ZBRA dalam hal ini memberikan kuasa kepada Rudy Tanoesoedibjo untuk melakukan tindakan operasional perusahaan dalam rangka pengembangan bisnis perseroan.

"Hal ini berlaku per tanggal hari ini sampai dengan pengangkatan secara resmi oleh RUPS Perseroan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (19/3/2021).

THC dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum. Sebelumnya, pada 26 Februari 2021 THC telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBB) dengan pihak PT Infiniti Wahana (IW) selaku pemegang saham pengendali dalam ZBRA.

IW mempunyai saham dalam ZBRA sejumlah 665.186.134 saham di mana terdiri dari 3.400 saham seri A dengan nominal Rp500 per sahamnya dan 665.182.734 saham seri B dengan nilai nominal senilai Rp100 per sahamnya.

“Pada kesempatan ini, dapat kami sampaikan bahwa THC telah merealisasikan pembelian saham IW pada 9 Maret 2021 kemarin sebagai implementasi dari penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat [PJBB] di bulan Februari 2021 yang lalu,” kata pihak Manajemen THC.

Berdasarkan PJBB yang ada, THC sepakat untuk melakukan jual beli saham IW sebanyak 436.627.835 saham seri B atau sekitar 51 persen dari total saham yang disetorkan secara penuh dalam ZBRA dengan harga per sahamnya Rp56.

Pemegang saham mayoritas THC Rudy Tanoesoedibjo mengungkapkan pengambilalihan ini guna mengembangkan bisnis perseroan dengan membangun sinergi bersama unit-unit usaha THC lainnya guna mencapai kemajuan perusahaan yang menjanjikan.

Emiten bersandi ZBRA ini dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transportasi taksi dan jasa serupa lainnya. Selain mengoperasikan taksi di area Surabaya, perusahaan ini juga menyewakan jasa limusin di area kota tersebut. ZBRA telah mengoperasikan unit bisnisnya sejak tahun 1987 silam.

“Diharapkan bahwa dengan adanya pembelian saham IW oleh THC, THC dapat mengimplementasikan ekspansi unit bisnis yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia di masa mendatang,” ujar Manajemen THC.

Pada perdagangan hari ini, pukul 14.08 WIB saham ZBRA naik 34,81 persen naik 63 poin ke level 244. Adapun, sejak diumumkan pengambilalihan pada 9 Maret 2021, harga sahamnya telah melonjak 208,86 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

akuisisi emiten transportasi zebra nusantara
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top