Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Emiten RS Hermina (HEAL) Akui Ada Pembelian Saham dari Investor Singapura

Direktur Medikaloka Hermina Aristo Setiawidjaja menuturkan pembelian saham oleh perusahaan investasi asal Singapura tersebut dilakukan melalui akuisisi pemegang saham publik.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 23 Maret 2021  |  18:30 WIB
Presiden Direktur PT Medikaloka Hermina Tbk Hasmoro (kedua kanan) bersama Direktur Independen Aristo Setiawidjaja (dari kiri),  Direktur Yulisar Khiat, dan Direktur Binsar P Simorangkir berpose, seusai penawaran umum perdana saham perseroan, di Jakarta, Rabu (18/4).JIBI/Bisnis - Endang Muchtar
Presiden Direktur PT Medikaloka Hermina Tbk Hasmoro (kedua kanan) bersama Direktur Independen Aristo Setiawidjaja (dari kiri), Direktur Yulisar Khiat, dan Direktur Binsar P Simorangkir berpose, seusai penawaran umum perdana saham perseroan, di Jakarta, Rabu (18/4).JIBI/Bisnis - Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten rumah sakit, PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) konfirmasi masuknya perusahaan investasi Singapura, Quadria Capital sebagai pemegang saham perseroan. Namun, kepemilikannya masih di bawah 5 persen, sehingga masih terhitung sebagai saham publik.

Direktur Medikaloka Hermina Aristo Setiawidjaja menuturkan pembelian saham oleh perusahaan investasi asal Singapura tersebut dilakukan melalui akuisisi pemegang saham publik.

"Jumlah sahamnya minoritas, saya kurang tahu pasti karena mereka beli dari pemegang saham publik. Sekarang kepemilikannya belum sampai 5 persen, tetapi mereka bisa beli terus," jelasnya kepada Bisnis, Selasa (23/3/2021).

Di sisi lain, emiten bersandi HEAL ini juga sudah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan penerbitan saham baru melalui skema non-HMETD.

Aristo menegaskan rencana penerbitan saham baru melalui skema non-HMETD tersebut tidak berkaitan dengan pembelian saham oleh Quadria Capital tersebut.

Sebagai informasi, perusahaan investasi perawatan kesehatan yang berbasis di Singapura, Quadria Capital, mengumumkan investasinya di grup rumah sakit Indonesia PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL).

Keberhasilan Quadria Capital mengakuisisi minoritas saham HEAL menandai investasi ketiga melalui kendaraan investasi keempatnya Quadria Capital Fund II L.P. Quadria tidak menyebutkan berapa saham yang diakuisisi dan jumlah uang yang dikeluarkan untuk aksi tersebut.

Hermina didirikan pada 1985 sebagai rumah sakit bersalin tunggal dengan tujuh tempat tidur rawat inap. Selama 35 tahun terakhir, Hermina telah tumbuh menjadi grup rumah sakit terkemuka di Indonesia dengan kehadiran di 26 kota melalui perpaduan yang kuat antara organik, lapangan hijau, dan ekspansi.

Rumah Sakit Hermina melayani lebih dari 6 juta pasien rawat jalan dan 375.000 rawat inap setiap tahun, didukung oleh jaringan luas lebih dari 3.800 dokter dan spesialis.

“Kami terkesan dengan visi para pendiri Hermina sebagai pelopor perawatan kesehatan swasta yang terjangkau di Indonesia; kami bahkan lebih terkesan dengan kemampuan mereka untuk mewujudkan visi tersebut dalam skala yang signifikan. Kami sangat senang bekerja sama dengan para pendiri dan tim manajemen untuk mengubah Hermina menjadi penyedia perawatan tersier terkemuka di wilayah ini,” kata Abrar Mir, Managing Partner dan salah satu pendiri Quadria Capital, seperti dikutip dari sbr.com.sg.

Quadria Capital adalah firma ekuitas swasta independen yang berfokus pada perawatan kesehatan dengan aset yang mengelola dana sedikitnya US$2 miliar dan investasi di 22 perusahaan di seluruh wilayah Asia Pasifik.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham akuisisi rumah sakit Medikaloka Hermina
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top