Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tolak Bank Garansi Maruwai Coal, Begini Rencana Emiten Milk Lo Kheng Hong (PTRO)

PT Petrosea Tbk. (PTRO) akan menempuh langkah-langkah yang diperlukan untuk menolak pencairan bank garansi oleh PT Maruwai Coal
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  20:52 WIB
Aktivitas kontrak pertambangan PT Petrosea Tbk. Anak usaha Indika Energy ini memiliki pengalaman 48 tahun di bidang kontraktor pertambangan. - petrosea.com
Aktivitas kontrak pertambangan PT Petrosea Tbk. Anak usaha Indika Energy ini memiliki pengalaman 48 tahun di bidang kontraktor pertambangan. - petrosea.com

Bisnis.com, JAKARTA — PT Petrosea Tbk. (PTRO) berencana menindaklanjuti pencairan bank garansi (guarantee bond) yang diterbitkan bagi PT Maruwai Coal untuk proyek konstruksi jalan, jembatan, dan pekerjaan tanah di Murung Raya Kalimantan Tengah.

Dalam surat fakta material yang disampaikan ke otoritas Bursa, perseroan menyatakan tidak setuju dengan langkah-langkah yang dilakukan oleh PT Maruwai Coal dan akan menempuh langkah-langkah yang diperlukan untuk menolak pencairan.

“Perseroan telah menunjuk kuasa hukumnya dan menyampaikan keberatannya terhadap invoice PT Maruwai Coal,” tulis Direktur PTRO Meinar Kusumastuti dalam surat tersebut, seperti dikutip Bisnis, Rabu (27/1/2021)

Meinar juga menyampaikan kronologis pencairan bank garansi tersebut, yang mana awalnya pada 18 Desember 2020 perseroan menerima invoice dari Maruwai Coal untuk pembayaran senilai Rp60,01 miliar dalam jangka waktu 30 hari.

Menurutnya, perseroan sudah menyampaikan keberatan terhadap pengajuan invoice dari Maruwai Coal.  Namun, pada 25 Januari 2021 emiten bersandi PTRO itu menerima pemberitahuan dari PT Bank Mandiri bahwa dana dalam bank garansi telah dibayarkan kepada Maruwai Coal senilai invoice.

Kejadian tersebut telah mengakibatkan adanya catatan buruk atas performa perseroan pada bank penyedia fasilitas, terutama karena perseroan keberatan dengan dasar dari penerbitan invoice.

“Karena penerimaan dana oleh PT Maruwai Coal atas dana yang dibayarkan oleh bank, perseroan akan mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingannya,” tambah Meinar.

Sebagaimana diketahui, Petrosea merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi pertambangan. Sebagian besar saham Petrosea dimiliki oleh PT Indika Energy Tbk. Pemegang saham lain adalah investor kawakan Lo Kheng Hong yang mengempit 15 persen saham.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

petrosea tbk kontra bank garansi lo kheng hong
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top