Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Berpotensi Tembus 6.400, Cek Rekomendasi Saham MNC Sekuritas

IHSG diramal menembus level 6.300 hinga 6.400 pada perdagangan hari ini, Senin (11/1/2021).
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  07:09 WIB
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, Senin (11/1/2021).

Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG menguat 1,7 persen ke level 6.257 dan secara kumulatif menguat 4,66 persen sepanjang pekan lalu. MNC Sekuritas menyebut, kinerja IHSG tahun lalu membentuk gap yang berada pada rentang 6.158-6.190. 

MNC Sekuritas menilai, dengan tertembusnya level resistance di 6.195, IHSG menjalankan skenario alternatif, yaitu sudah terkonfirmasi membentuk wave 4 dan saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 5. 

“Hal tersebut berarti, IHSG berpotensi menguat untuk membentuk wave 5 ke area 6.350-6.400. Meskipun IHSG terkoreksi, kami perkirakan akan relatif terbatas ke area 6.160-6.200,” tulis MNC Sekuritas dalam laporan riset harian.

MNC Sekuritas memperkirakan level support IHSG hari ini berada di  5.987 dan 5.929 sedangkan level resistance 6.337 dan 6.400. MNC Sekuritas memberikan rekomendasi saham untuk empat emiten untuk sesi hari ini. Berikut ulasan singkat

  • GIAA - Buy on Weakness (416)

Pada Jumat lalu (8/1), GIAA ditutup menguat 4,5% ke level 416 diikuti dengan tekanan beli yang cukup besar. Selama tidak terkoreksi ke bawah 376, maka kami perkirakan saat ini GIAA sedang berada pada awal wave [v] dari wave C. Hal tersebut berarti, GIAA masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 406-412

Target Price: 480, 510

Stoploss: below 376

  • PTBA - Buy on Weakness (2,850)

PTBA ditutup menguat 1,1% ke level 2,850 pada perdagangan Jumat lalu (8/1). Selama tidak terkoreksi ke bawah 2,620, maka posisi PTBA saat ini sedang berada di awal wave 5 dari wave (C). Hal tersebut berarti, PTBA berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 2,700-2,850

Target Price: 3,200, 3,300

Stoploss: below 2,620

  • PGAS - Buy on Weakness (1,640)

Jumat lalu (9/1), PGAS ditutup menguat 4,5% ke level 1,640. Kami perkirakan saat ini posisi PGAS sedang berada di awal wave 5 dari wave (C). Hal tersebut berarti, PGAS berpeluang menguat terlebih bila mampu menembus resistance 1,895.

Buy on Weakness: 1,570-1,630

Target Price: 1,950, 2,050

Stoploss: below 1,515

  • INCO - Sell on Strength (6,500)

Pada perdagangan lalu (8/1), INCO ditutup terkoreksi 1,1% ke level 6,500. Kami perkirakan posisi INCO saat ini sedang berada di akhir wave (v) dari wave [v] dari wave 3. Hal tersebut berarti, penguatan INCO sudah cenderung terbatas dan rentan terkoreksi untuk membentuk wave 4. Adapun level koreksi INCO diperkirakan berada pada area 5,300-6,000.

Sell on Strength: 6,600-7,100

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top