Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos Kalbe Farma (KLBF): Apresiasi Rupiah Kemungkinan Menguntungkan Kami

Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan bahwa durasi penguatan nilai tukar rupiah bisa jadi akan menimbulkan profit bagi perseroan.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 18 November 2020  |  19:30 WIB
Kantor PT Kalbe Farma Tbk. - kalbe
Kantor PT Kalbe Farma Tbk. - kalbe

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) menyatakan dampak apresiasi rupiah yang berkepanjangan kemungkinan akan menguntungkan perseroan.

Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan bahwa durasi penguatan nilai tukar rupiah bisa jadi akan menimbulkan profit bagi perseroan.

“Tergantung pada penguatan [rupiah] seberapa lama. Kalau jangka lebih panjang maka dampaknya positif,” ungkapnya kepada Bisnis, Rabu (18/11/2020).

Di sisi lain, perseroan juga menyatakan akan selalu memonitor aspek kondisi ekonomi makro dan mikro untuk memaksimalkan kinerja pada kuartal keempat tahun ini.

Dia juga mengakui bahwa sampai dengan saat ini, perseroan masih melakukan importasi sekitar 90 persen dari total keseluruhan beban baku dari berbagai negara.

Adapun, KLBF juga menyatakan apresiasi rupiah harusnya berdampak positif terhadap hasil ekspor perseroan di berbagai negara. Namun, perseroan mengakui bahwa banyak negara tujuan ekspor yang masih dalam pengaruh dampak Covid-19.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Vidjongtius mengatakan selama ini kinerja anak perusahaan di luar negeri memberikan dampak positif dalam pertumbuhan KLBF.

Kendati mengakui bahwa dampak Covid-19 pun terjadi di beberapa negara Asia Tenggara tempat entitas anak Kalbe beroperasi, dirinya juga berharap kontribusi penjualan ekspor bertahan di sekitar 5 persen dari total penjualan.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per September 2020, perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan 1,6 persen secara tahunan menjadi Rp17,09 triliun.

Sejalan dengan itu, laba bersih emiten berkode saham KLBF tersebut juga bertumbuh positif 5,84 persen secara tahunan menjadi Rp2,03 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah farmasi kalbe farma
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top