Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dolar AS Rebound, Rupiah Terseret ke Zona Merah

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah terpantau melemah 3 poin atau 0,02 persen ke level Rp14.635 per dolar AS pada pukul 09.16 WIB.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  09:22 WIB
Karyawati menghitung uang dolar AS di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawati menghitung uang dolar AS di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpantau melemah pada awal perdagangan hari ini, Kamis (22/10/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah terpantau melemah 3 poin atau 0,02 persen ke level Rp14.635 per dolar AS pada pukul 09.16 WIB.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolas AS di pasar spot terpantau dibuka menguat 16 poin atau 0,11 persen ke level RpRp14.618 per dolar AS.

Pada perdagangan kemarin, Rabu (21/10), rupiah ditutup di level Rp14.654, menguat 34 poin atau 0,23 persen, setelah dibuka di level Rp14.680 dan bergerak di rentang Rp14.688 hingga Rp14.718 per dolar AS.

Pelemahan nilai tukar rupiah hari ini sejalan dengan laju indeks dolar yang menguat. Indeks yang melacak kekuatan mata uang dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya tersebut terpantau menguat 0,18 persen atau 0,167 poin ke level 92,778 pada pukul 09.07 WIB.

Sentimen stimulus AS masih menjadi sentimen penggerak dolar AS. Kemarin, indeks dolar melemah setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan dirinya berharap bakal ada belanja stimulus yang berlaku surut.

Namun, Pelosi kemudian mengatakan prospek untuk mencapai kesepakatan dengan Menteri Keuangan Steven Mnuchin mungkin tidak akan tercapai pada waktunya sebelum Pemilu 3 November.

“(Pemimpin mayoritas Senat) Mitch McConnell mungkin tidak keberatan menyepakatinya setelah Pemilu," kata Pelosi, seperti dikutip Bloomberg.

Sebelumnya, Kepala Staff Gedung Putih Mark Meadows mengatakan bakal ada kesepakatan mengenai stimulus fiskal dalam 48 jam ke depan.

Akan tetapi. Anggota Senat Partai Republik masih berbeda pendapat dengan anggota lain di Partai Demokrat, dan tidak ada cukup suara di majelis yang dibutuhkan untuk meloloskan stimulus tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah nilai tukar rupiah
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top