Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Live

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 5 Oktober 2020

Nilai tukar rupiah dibuka menguat sepanjang perdagangan hari ini, Senin (5/10/2020).
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 05 Oktober 2020  |  15:10 WIB
Live
Karyawati menghitung uang dolar AS di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawati menghitung uang dolar AS di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah berhasil mendarat di zona hijau pada perdagangan hari ini, Senin (5/10/2020). Rupiah dengan penuh percaya diri terus bertahan di zona hijau sepanjang perdagangan.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 64,5 poin atua 0,43 persen ke posisi Rp14.800.

Rupiah dibuka di level Rp14.837,5 dan bergerak di rentang Rp14.800 hingg Rp14.850 sepanjang perdagangan. Sementara itu indeks dolar terpantau turun 0,12 persen ke posisi 93,7350.

IHSG mengawali perdagangan dengan rebound seiring dengan penurunan indeks dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,27 persen atau 39,5 poin ke level Rp14.825 per dolar AS pada Senin (5/10/2020) pukul 09.08 WIB. Sejak awal tahun, rupiah terdepresiasi 6,84 persen.

Pada saat bersamaan, indeks dolar AS terpantau melemah 0,13 persen menjadi 93,721. Permintaan terhadap dolar AS menurun setelah informasi kepulihan Donald Trump dari infeksi virus corona.

Dokter yang merawat Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa Trump bisa dipulangkan dari Pusat Medis Militer Walter Reed secepatnya pada hari Senin (5/10/2020).

"Rencana kami hari ini adalah membuatnya makan dan minum. Bangun dari tempat tidur sebanyak mungkin," kata Brian Garbaldi.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan bergerak fluktuatif pada perdagangan hari ini, Senin (5/10/2020). 

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pada perdagangan Jumat (2/10/2020) ditutup melemah 29 poin ke posisi Rp14.864 per dolar AS. Rupiah ditutup melemah setelah kabar Presiden AS Donald Trump terinfeksi virus corona tersiar luas. 

“Dalam perdagangan hari ini rupiah kemungkinan akan terjadi fluktuatif yang mengarah terhadap pelemahan, namun kemungkinan ditutup menguat  terbatas sebesar 5-20 poin  di level 14.845-14.930, “ jelas Ibrahim dalam keterangan tertulis, Senin (5/10/2020).

Sentimen Trump sebagaimana diketahui telah membuat kaget pasar keuangan. Trump dan juga first lady Melania Trump terinfeksi virus corona sehingga perlu diisolasi. Hal ini bisa berpotensi mengurangi kampanye Trump ke depan yang hanya tinggal waktu 1 bulan.

Dari dalam negeri, resesi ekonomi menurut Ibrahim tinggal menunggu waktu. Namun, dia menilai pemerintah sudah menyiapkan beberapa langkah sehingga isu resesi tidak perlu ditakutkan. 

Hal ini yang membuat pasar kembali optimis terhadap pasar dalam negeri. Pemerintah memfokuskan diri terhadap kesehatan masyarakat dengan berbagai macam cara guna untuk menanggulanginya, namun ini semua perlu bantuan dari masyarakat.

15:09 WIB

Pukul 15.00 WIB : Jos! Rupiah Menguat ke Rp14.800

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 64,5 poin atua 0,43 persen. Rupiah dibuka di level Rp14.837,5 dan bergerak di rentang Rp14.800 hingg Rp14.850 sepanjang perdagangan. Sementara itu indeks dolar terpantau turun 0,12 persen ke posisi 93,7350.

13:37 WIB

Pukul 13.38 WIB : Rupiah Masih Menguat

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpantau masih menguat 27 poin atau 0,18 persen ke posisi Rp14.837,5 per dolar AS. Indeks dolar di sisi lain turun 0,08 persen ke level 93,7690.

11:09 WIB

Pukul 10.30 : Rupiah Masih Perkasa

Nilai tukar rupiah berdasarkan update terakhir dari Bloomberg masih bertengger di level Rp14.832, menguat 32,5 poin atau 0,22 persen. Indeks dolar di sisi lain turun 0,11 persen ke posisi 93,7380.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah dolar as Rupiah Donald Trump
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top