Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Live

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 30 September 2020

Nilai tukar rupiah menguat bersamaan dengan penguatan mata uang Asia di awal perdagangan hari ini, Rabu (30/9/2020). Namun, menjelang sesi pertama berakhir rupiah berbalik melemah.
Dwi Nicken Tari & Rivki Maulana
Dwi Nicken Tari & Rivki Maulana - Bisnis.com 30 September 2020  |  15:12 WIB
Karyawati menghitung uang dolar AS di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawati menghitung uang dolar AS di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan pada awal perdagangan hari ini, Rabu (30/9/2020), saat indeks dolar AS terus melemah. Penguatan rupiah bersamaan dengan tren serupa di kawasan Asia.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot terapresiasi 0,25 persen menjadi Rp14.858 per dolar AS pada Rabu (30/9/2020) pukul 09.18 WIB. Sejak awal tahun, pelemahan mata uang garuda mencapai 7,16 persen.

Sementara itu, indeks dolar melemah tipis 0,03 persen menjadi 93.859 pada pukul 09.18 WIB. Indeks dolar kini lungsur dari level 94 yang bertahan sejak beberapa hari lalu.

Di kawasan Asia, rupiah berada di zona hijau bersama dolar Taiwan yang naik 0,26 persen,won Korea tumbuh 0,11 persen, dan yuan China menguat tipis 0,07 persen.

Senior Portfolio Manager Rockefeller & Co. LLC Jimmy Chang mengatakan bahwa fokus pelaku pasar hari ini mengarah ke debat calon presiden di Amerika Serikat antara Donald Trump dan Joe Biden.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis 5 poin di level 14.895 dari penutupan sebelumnya di level 14.900. Rupiah berfluktuasi sepanjang perdagangan ; sempat dibuka menguat, berbalik melemah sampai akhirnya ditutup menguat super tipis.

“Dalam perdagangan besok pagi mata uang rupiah kemungkinan akan terjadi fluktuatif namun kemungkinan ditutup menguat terbatas sebesar 10-30 poin di level 14.870-14.950,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (30/9/2020).

Ibrahim menyebut, sejumlah sentimen yang akan mewarnai pergerakan rupiah antara lain perkembangan stimulus pemulihan ekonomi AS. Fokus pelaku pasar juga akan tertuju pada hasil debat perdana Joe Biden versus Donald Trump menjelang pemungutan surata November 2020 mendatang.

Dari dalam negeri, daya beli diperkirakan menurun tajam seiring penerapan pembatasan sosial berskala besar. Pelemahan konsumsi itu mengancam prospek pertumbuhan perekonomian sehingga berbagai upaya pemerintah untuk menjaga tingkat konsumsi akan menjadi perhatian pelaku pasar.

15:12 WIB

Pukul 15.00 WIB : Rupiah Ditutup Menguat Tipis

Nilai tukar rupiah ditutup menguat 15 poin atau 0,10 persen ke posisi Rp14.888 per dolar AS. Rupiah bergerak di rentang Rp14.857,5 hingga Rp14.899,5 sepanjang perdagangan. Indeks dolar di sisi lain terpantau naik 0,11 persen ke level 93.9910.

11:10 WIB

Pukul 11.06 : Rupiah Berbalik Melemah


Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 0,03 persen atau 4,5 poin ke level Rp14.899,5 per dolar AS. Indeks dolar di sisi lain terpantau naik 0,06 persen ke posisi 93,9500 pada pukul 10.57 WIB.

10:47 WIB

Pukul 10.29 WIB : Duh, Rupiah Rawan Koreksi

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS rawan koreksi karena penguatna tersisa 2,5 poin. Rupiah terpantau di level Rp14,892,5 per dolar AS. Indeks dolar menguat tipis 0,04 persen ke level 93,9260

09:04 WIB

Pukul 09.01 WIB : Mantap! Rupiah Dibuka Menguat


Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat 37,5 poin atau 0,25 persen ke posisi Rp14.857,5 per dolar AS. Indeks dolar terpantau turun 0,07 persen ke posisi 93,8220.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah dolar as
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top