Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fitch Ratings: Keinginan Korporasi Menerbitkan Obligasi Membaik

Direktur Pemeringkatan PT Fitch Ratings Indonesia Eddy Handali mengatakan secara umum kondisi pasar obligasi korporasi selalu bergantung pada faktor likuiditas dan selera risiko (risk appetite) para investor.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 30 September 2020  |  17:32 WIB
Ilustrasi OBLIGASI. Bisnis - Abdullah Azzam
Ilustrasi OBLIGASI. Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Minat perusahaan menggalang dana lewat penerbitan instrumen surat utang diperkirakan semakin membaik pada kuartal IV/2020.

Direktur Pemeringkatan PT Fitch Ratings Indonesia Eddy Handali mengatakan secara umum kondisi pasar obligasi korporasi selalu bergantung pada faktor likuiditas dan selera risiko (risk appetite) para investor.

“Keduanya memburuk pada awal pandemi dan saya berharap situasi di kuartal IV akan lebih baik seiring membaiknya tingkat kepercayaan investor,” kata Eddy kepada Bisnis, Rabu (30/9/2020).

Adapun, investor disebut akan terus mencermati perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia dan proses pemulihan ekonomi global.

Sentimen positif dari penemuan vaksin Covid-19 pun akan menambah meriah pasar surat utang domestik walau tetap ada kekhawatiran terjadinya gelombang kedua penyebaran virus.

Di tengah ketidakpastian masa pandemi ini, Eddy melihat investor akan meminta kupon yang lebih tinggi dari biasaya kepada emiten obligasi. Namun, peluang penyerapan surat utang korporasi masih terbuka apabila investor berpendapat lngkungan operasional dan daya beli segera membaik.

“Saya rasa investor masih akan sangat berhati-hati dan menuntut yield yang lebih tinggi dari masa normal,” ujar Eddy.

Selain penggalangan dana lewat menerbitkan surat utang, Eddy menyampaikan bahwa perusahaan masih dapat memanfaatkan fasilitas kredit dari perbankan.

Adapun, kembalinya kepercayaan diri korporasi untuk masuk ke pasar modal khususnya pasar surat utang tercermin dari kenaikan total emisi obligasi maupun sukuk pada periode Juli—September 2020.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pada periode 1 Juli 2020 — 25 September 2020, nilai total emisi surat utang korporasi tercatat senilai Rp37,73 triliun.

Nilai tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan total emisi pada kuartal sebelumnya sebesar Rp15,14 triliun. (lihat tabel)

Dengan demikian, pada periode tahun berjalan terdapat total emisi surat utang korporasi senilai total Rp65,43 triliun dari 53 perusahaan.

Nilai tersebut relatif lebih rendah 25,45 persen dibandingkan total emisi obligasi dan sukuk pada periode yang sama tahun lalu senilai Rp87,77 triliun dari 42 emiten.

Nilai Emisi Obligasi di Bursa Efek Indonesia

Periode

Nilai Emisi (Rp triliun)

Kuartal I/2020

12,56

Kuartal II/2020

15,14

Kuartal III/2020*

37,73

* per 25 September 2020

Sumber: BEI, diolah

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi fitch ratings obligasi korporasi
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top