Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tegas! Bursa Efek Indonesia (BEI) Suspensi 9 Emiten Serentak

BEI memutuskan penghentian sementara perdagangan efek sembilan perusahaan tercatat di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi I perdagangan efek 31 Agustus 2020
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  13:12 WIB
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bursa Efek Indonesia memutuskan penghentian sementara perdagangan efek di pasar reguler dan tunai 9 emiten terhitung sejak sesi pertama Senin (31/8/2020).

Keputusan itu diambil oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) sehubungan dengan kewajiban penyampaian laporan keuangan auditan yang berakhir per 31 Desember 2019. Bursa telah memberikan Peringatan Tertulis III dan tambahan denda senilai Rp150 juta.

“Bursa melakukan suspensi apabila mulai hari kalender ke-91 sejak lampaunya batas waktu penyampaian laporan keuangan, perusahaan tercatat tidak memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan dan atau perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keuangan namun tidak memenuhi kewajiban untuk membayar denda,” papar BEI lewat pengumuman resmi pada Senin (31/8/2020).

BEI melaporkan terdapat 26 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2019 dan atau belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan hingga 29 Agustus 2020.

Dengan demikian, BEI memutuskan penghentian sementara perdagangan efek sembilan perusahaan tercatat di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi I perdagangan efek 31 Agustus 2020. Daftar emiten tersebut sebagai berikut:

PT Bakrieland Development Tbk. (ELTY)
PT Central Proteina Prima Tbk. (CPRO)
PT Eterindo Wahanatama Tbk. (ETWA)
PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk. (CNKO)
PT Graha Andrasenta Propertindo Tbk. (JGLE)
PT Grand Kartech Tbk. (KRAH)
PT Mitra Pemuda Tbk. (MTRA)
PT Ratu Prabu Energi Tbk. (ARTI)
PT Sinergi Megah Internusa Tbk. (NUSA)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bursa efek indonesia suspensi
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top