Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Beda Nasib Saham Bank BUMN, BBRI Dikejar Asing BMRI 'Dibuang'

Saham BBRI menjadi yang paling banyak dibeli investor asing dengan net buy Rp90,4 miliar.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  12:02 WIB
Kantor pusat Bank Rakyat Indonesia - Dok. BRI
Kantor pusat Bank Rakyat Indonesia - Dok. BRI

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menjadi yang paling diincar asing, sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) justru paling banyak dilepas investor non residen.

Pada penutupan perdagangan Senin (24/8/2020) sesi I, IHSG naik 0,13 persen atau 7 poin menjadi 5.279,81, setelah bergerak di rentang 5.261,41 - 5.294,15.

Nilai transaksi mencapai Rp4,86 triliun, dengan investor asing mencatatkan net sell Rp342,23 miliar. Terpantau 208 saham menguat, 202 saham melemah, dan 154 saham stagnan.

Saham BBRI menjadi yang paling banyak dibeli investor asing dengan net buy Rp90,4 miliar. Saham BBRI menguat 1,97 persen atau 70 poin menjadi Rp3.630.

Sementara itu, saham emiten BUMN perbankan lainnya, yakni BMRI menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan net sell Rp125,5 miliar. Saham BMRI koreksi 1,64 persen atau 100 poin menuju Rp6.000.

Selanjutnya, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mengalami net sell Rp72,4 miliar. Saham BBNI masih mampu menguat 0,99 persen atau 50 poin menjadi Rp5.100.

Tim Riset Pilarmas Sekuritas mengatakan bahwa berdasarkan analisa teknikal IHSG memiliki peluang bergerak variatif dengan potensi menguat di kisaran level 5,247 hingga 5,290.

“Sentimen vaksin dan pertemuan antara AS dan China masih akan menjadi sentimen utama penggerak IHSG,” tulis Tim Riset Pilarmas Sekuritas seperti dikutip dari publikasi risetnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bri bank mandiri bank bumn
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top